KB Bank (BBKP) Targetkan Naik Kelas ke KBMI III di 2027
IDXChannel - PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) atau KB Bank menargetkan naik kelas menjadi bank kategori Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) III pada 2027.
Saat ini, bank yang merupakan bagian dari KB Financial Group (KBFG) asal Korea Selatan tersebut masih berada di kategori KBMI II.
Direktur Utama KB Bank, Kunardy Darma Lie mengatakan, perseroan masih berfokus pada penguatan permodalan untuk mendukung ekspansi bisnis, khususnya pertumbuhan kredit korporasi.
"Jadi untuk hal itu, terutama yang penting adalah kita untuk naik kelas itu kita perlu untuk mendapat modal. Karena untuk grow loan di korporasi segala macam itu juga kan perlu modal. Jadi itu kita masih menunggu, harapan kami adalah segera, mungkin tahun depan," kata Kunardy dalam media briefing di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Saat ini, modal inti KB Bank tercatat sekitar Rp8,3 triliun, sehingga perlu menambah modal inti untuk mencapai KBMI III lebih dari Rp14 triliun hingga Rp70 triliun.
Sementara itu, total aset perseroan mencapai Rp89,8 triliun atau sekitar USD5,38 miliar. Kunardy menegaskan, pemegang saham pengendali telah menggelontorkan investasi yang cukup besar di Indonesia.
"Tapi kita juga, satu sisi juga mereka kan sudah banyak investasi di Indonesia, oleh karena itu jadi tantangan kami bersama untuk membuktikan bahwa turnaround KB ini adalah sustainable," tutur dia.
Untuk mencapai target tersebut, perseroan masih menjalankan berbagai agenda transformasi, mulai dari penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga efisiensi operasional.
Menurut Kunardy, langkah efisiensi karyawan yang dilakukan sebelumnya merupakan bagian dari upaya meningkatkan produktivitas perusahaan.
"Jadi itu adalah bagian dari transformasi yang tidak bisa terelakkan. Jadi kita harus productivity dan juga quality improvement of the team, kenapa? Kalau tidak kita akan susah sekali untuk berkompetisi. Dan sekarang dengan jajaran direksi yang baru ini, kami yakin bahwa kami siap untuk terus melakukan transformasi. Untuk terus melakukan perbaikan," katanya.
Terkait komitmen penambahan modal dari pemegang saham utama, Kunardy optimistis KB Financial Group akan memberikan dukungan apabila diperlukan.
"Jadi kalau misalnya kami memerlukan sesuatu, pasti mereka akan bantu," kata dia.
Dari sisi kinerja, KB Bank membukukan laba bersih sebesar Rp10,7 miliar pada kuartal I-2026, turun 97,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp351 miliar.
Meski demikian, pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) meningkat signifikan sebesar 97,28 persen secara tahunan menjadi Rp363 miliar.
Kenaikan tersebut sejalan dengan perbaikan net interest margin (NIM) yang naik menjadi 2,09 persen, dari sebelumnya 1,09 persen pada kuartal I-2025.
Sementara itu, penyaluran kredit KB Bank pada kuartal I-2026 mencapai Rp43,19 triliun atau tumbuh 2,61 persen secara tahunan.
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan kredit lancar sebesar 4,76 persen menjadi Rp34,02 triliun, yang mencerminkan perbaikan kualitas portofolio kredit perseroan.
(DESI ANGRIANI)









