AS Dorong Inspeksi Nuklir Iran usai Cabut Sanksi Minyak

AS Dorong Inspeksi Nuklir Iran usai Cabut Sanksi Minyak

Terkini | idxchannel | Selasa, 23 Juni 2026 - 10:10
share

IDXChannel - Iran membantah klaim Amerika Serikat (AS) bahwa Teheran akan mengizinkan pengawas nuklir kembali ke negara itu.

Setelah negosiasi dengan Iran di Swiss, Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan bahwa diskusi terkait hal ini dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) akan dilakukan secepatnya.

Namun, Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan kepada media pemerintah bahwa Teheran belum membuat komitmen baru tentang inspeksi nuklir.

Dilansir dari BBC pada Selasa (23/6/2026), wacana inspeksi nuklir muncul setelah AS mencabut sanksi terhadap Iran selama 60 hari.

Pencabutan sanksi tersebut membebaskan aktivitas produksi, penjualan, dan pengiriman minyak mentah dan petrokimia Iran hingga 21 Agustus. Kebijakan ini memungkinkan Teheran untuk menjual minyak dalam dolar AS.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan bahwa sebagai imbalan atas pengecualian sanksi tersebut, Teheran berkomitmen untuk menjaga Selat Hormuz tetap terbuka dan mengizinkan pengawas nuklir IAEA kembali ke negara tersebut.

Berbicara di Swiss pada Senin pagi, Vance ditanya oleh wartawan kapan pengawas nuklir akan kembali ke Iran. Ia memperkirakan proses tersebut akan dimulai paling tidak minggu ini.

Presiden AS Donald Trump juga memposting di media sosial bahwa Iran akan setuju untuk melakukan inspeksi nuklir.

Iran menangguhkan akses IAEA ke lokasi yang dibom oleh Israel dan AS selama Perang 12 Hari tahun lalu. (Wahyu Dwi Anggoro)

Topik Menarik