Dukung Percepatan Sekolah Rakyat, Wika Beton (WTON) Raup Nilai Proyek Rp75,9 Miliar
IDXChannel — Sebagai salah satu bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang infrastruktur, PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), atau WIKA Beton, menegaskan dukungannya terhadap program pemerintah terkait pemerataan akses pendidikan lewat pembangunan Sekolah Rakyat.
Dalam kapasitasnya sebagai salah satu pelaku utama produsen beton infrastruktur, WTON terus mendorong akselerasi program pembangunan Sekolah Rakyat melalui suplai beton pracetak ke berbagai wilayah Indonesia.
"(Suplai beton pracetak) untuk proyek Sekolah Rakyat nilainya Rp75,9 miliar. Ini merupakan bentuk kontribusi nyata terhadap agenda nasional dan Asta Cita Pemerintah, sekaligus sinergi bersama BUMN guna mewujudkan akses pendidikan yang berkualitas dan merata," ujar Direktur Utama WTON, Kuntjara, dalam keterangan resminya, Kamis (4/6/2026).
Menurut Kuntjara, keterlibatan WTON dalam proyek strategis ini tidak hanya mempertegas peran Perseroan dalam pembangunan nasional, namun juga sekaligus berkontribusi positif terhadap perolehan kontrak Perseroan.
"Dalam hal ini, kami didukung oleh 13 pabrik beton yang tersebar di seluruh Indonesia hingga memudahkan distribusi produk-produk pracetak ke berbagai daerah yang dapat mempercepat target pembangunan Sekolah Rakyat," ujar Kuntjara.
Sejauh ini, WIKA Beton menyuplai berbagai produk pracetak seperti tiang pancang kotak yang berfungsi sebagai fondasi bangunan sekolah, u-ditch untuk sistem drainase yang praktis, dan hollow core slab untuk pelat lantai bangunan sekolah bertingkat.
Kombinasi ketiga produk unggulan ini menjadi solusi kunci dalam memangkas durasi konstruksi secara signifikan dibandingkan metode konvensional, sehingga mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat.
Kecepatan dan efisiensi pembangunan ini menjadi bagian integral dalam menyukseskan visi pemerintah untuk menghadirkan 500 Sekolah Rakyat hingga 2029 mendatang.
Inisiatif yang diproyeksikan mampu menjangkau 500 ribu peserta didik ini mengemban misi mulia untuk memperluas akses pendidikan berkualitas, sekaligus menjadi tumpuan strategis dalam memutus rantai kemiskinan ekstrem di Indonesia.
"Kami memandang proyek ini sebagai bentuk dedikasi korporasi WIKA Beton dalam menyediakan sarana belajar yang layak demi masa depan generasi penerus bangsa. Komitmen ini sejalan dengan produk pracetak kami yang mengutamakan aspek keberlanjutan lingkungan, dari pemanfaatan material hingga proses produksi," ujar Kuntjara.
Karenanya, lanjut Kuntjara, kontribusi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi kinerja finansial WTON, namun juga bagi masyarakat luas.
Sejalan dengan proyek ini, WTON mempertegas implementasi SDGs khususnya poin 4 mengenai pendidikan berkualitas dan poin 9 terkait infrastruktur yang tangguh.
Sebagai bagian dari ekosistem Danantara dan BUMN, perusahaan terus mendorong transformasi industri konstruksi nasional yang lebih modern, kompetitif, dan berdaya saing tinggi.
"Kontribusi ini diharapkan dapat menciptakan fondasi yang kokoh bagi lahirnya talenta inovatif yang akan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik," ujar Kuntjara.
(taufan sukma)










