1,5 Juta Jamaah Jalankan Ibadah Haji di Tengah Perang Iran-AS
IDXChannel - Lebih dari 1,5 juta jamaah dari luar negeri menjalankan ibadah haji di Arab Saudi tahun ini, di tengah perang antara Iran dan Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut.
Dilansir dari AFP pada Senin (25/5/2026), puncak musim haji diwarnai harapan akan segera berakhirnya perang.
Presiden AS Donald Trump sempat mengatakan bahwa kesepakatan damai semakin dekat, namun kemudian mengklaim bahwa dirinya tidak terburu-buru untuk membuat perjanjian dengan Iran.
Para pejabat Arab Saudi berupaya meyakinkan para jamaah soal keamanan ibadah haji tahun ini. Terlepas dari ketidakpastian yang dipicu oleh konflik, jumlah jamaah haji dari luar negeri lebih banyak tahun ini dibandingkan pada 2025.
Sebuah video yang diunggah di media sosial oleh Kementerian Pertahanan Arab saudi menunjukkan rudal pertahanan udara canggih yang ditempatkan di pinggiran Makkah.
"Pasukan pertahanan udara bertanggung jawab untuk melindungi langit di atas tempat-tempat suci dan menangani semua ancaman udara, memastikan keselamatan dan ketenangan pikiran para jamaah," kata kementerian itu dalam unggahan videonya.
Selain tensi geopolitik, para jamaah juga menghadapi cuaca yang menyengat, dengan suhu yang diperkirakan mencapai lebih dari 40 derajat celcius selama puncak musim haji. (Wahyu Dwi Anggoro)










