BSI Targetkan Penyaluran KUR Perumahan Capai Rp1,2 Triliun di 2026

BSI Targetkan Penyaluran KUR Perumahan Capai Rp1,2 Triliun di 2026

Terkini | idxchannel | Kamis, 21 Mei 2026 - 19:10
share

IDXChannel - PT Bank Syariah Indonesia (BSI) telah memetakan target penyaluran pembiayaan yang cukup besar untuk sektor perumahan untuk tahun ini. Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, optimistis target tersebut dapat tercapai dan bahkan ditingkatkan guna memperluas akses hunian bagi masyarakat luas.

"Target tahun ini untuk KUR Perumahan mencapai Rp1,2 triliun, sementara untuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) ditargetkan sebanyak 5.540 unit rumah yang mana hingga Maret sudah terealisasi 1.250 unit dan akan terus kita kejar. Untuk limit kredit perorangan berada di angka Rp500 juta, sedangkan dari sisi supply atau pengembang bisa mencapai Rp5 miliar sebagai bentuk spirit kami melakukan yang terbaik bagi rakyat," ujar Anggoro di kantor pusat BSI, Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2026).

Di sisi lain, Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) memaparkan bahwa intervensi pemerintah saat ini sangat masif untuk memudahkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Salah satunya adalah penghapusan biaya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang selama ini kerap menjadi beban tambahan bagi konsumen rumah subsidi.

Selain kemudahan pembiayaan, Kementerian PKP juga tengah bergerak cepat dalam penyediaan lahan dengan menggandeng Kementerian ATR/BPN. Lahan-lahan strategis milik negara di wilayah perkotaan akan dioptimalkan untuk pembangunan rumah susun subsidi guna mengatasi backlog hunian di daerah padat penduduk.

"Kami sudah mendapatkan dukungan dari Pak Nusron Wahid (Menteri ATR/BPN) terkait lahan-lahan di Jakarta seperti Kelapa Gading dan Kabupaten Tangerang yang sangat cocok untuk rumah susun subsidi. Saya berharap BSI bisa segera melakukan groundbreaking tahun ini di lokasi-lokasi strategis tersebut, baik di Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sumatera Utara guna memastikan hunian layak bagi buruh, guru, hingga aparat TNI-Polri," kata Ara.

(NIA DEVIYANA)

Topik Menarik