Petrosea (PTRO) Buka Suara soal Tambang Batu Baranya yang Mau Diakuisisi Singaraja Putra (SINI)

Petrosea (PTRO) Buka Suara soal Tambang Batu Baranya yang Mau Diakuisisi Singaraja Putra (SINI)

Ekonomi | idxchannel | Kamis, 16 April 2026 - 16:14
share

IDXChannel - Emiten milik Prajogo Pangestu, PT Petrosea Tbk (PTRO) buka suara perihal rencana mengalihkan 507.380.875 saham PT Kemilau Mulia Sakti (KMS) kepada PT Singaraja Putra Tbk (SINI).

Corporate Secretary PTRO Anto Broto mengatakan, pada tanggal 15 April 2026, perseroan dan PT Singaraja Putra Tbk (SINI) telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PPJB) sehubungan dengan rencana pengambilalihan PT Kemilau Mulia Sakti (KMS).

"Berdasarkan PPJB tersebut, perseroan bermaksud untuk menjual seluruh kepemilikan sahamnya pada KMS sebanyak 507.380.875 saham, yang mewakili 99,995 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor dalam KMS kepada SINI," ujarnya dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (16/4/2026).

Dia menegaskan, penyelesaian rencana transaksi masih tunduk pada pemenuhan persyaratan pendahuluan sebagaimana diatur di dalam PPJB. Perseroan akan memenuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku dan relevan sehubungan dengan pelaksanaan rencana transaksi.

Lebih lanjut, kata Anto, pengalihan saham PT Kemilau Mulia Sakti (KMS) merupakan langkah strategis bagi perseroan dalam memperkuat fokus pada kegiatan usaha inti (core business), sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan mengoptimalkan alokasi sumber daya guna mendukung pertumbuhan usaha Perseroan secara berkelanjutan.

Selain itu, penandatanganan PPJB atas pengalihan saham ini akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan Akta Pengambilalihan serta pemenuhan seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sebagai informasi, SINI berencana melakukan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 721.500.000 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Sehingga, nilai maksimal mencapai Rp72,15 miliar.

Perseroan berencana menggunakan dana yang diperoleh tersebut untuk mengambil alih sebanyak 507.380.875 saham PT Kemilau Mulia Sakti (KMS) dari PT Petrosea Tbk (PTRO).

Nilai dari rencana pengambilalihan KMS adalah sebesar Rp1,73 triliun. Nilai ini sebesar 110,27 persen dari jumlah aset perseroan.

(Dhera Arizona)

Topik Menarik