KAI Gandeng WIFI-Huawei demi Percepat Inovasi 5G-AI di Sistem Perkeretaapian

KAI Gandeng WIFI-Huawei demi Percepat Inovasi 5G-AI di Sistem Perkeretaapian

Ekonomi | idxchannel | Rabu, 15 April 2026 - 13:54
share

IDXChannel - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, operator kereta api nasional Indonesia berkolaborasi dengan PT Solusi Sinergi Digital Tbk atau Surge (WIFI), dan PT Huawei Tech Investment (Huawei) untuk mempercepat adopsi inovasi teknologi 5G dan AI dalam sistem perkeretaapian nasional.

Ketiga perusahaan tersebut resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tripartit di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Kerja sama strategis ini bertujuan meningkatkan keselamatan dan pengalaman penumpang dan efisiensi operasional perusahaan.
 
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin menyampaikan, KAI berkomitmen untuk terus memanfaatkan teknologi mutakhir guna meningkatkan keselamatan dan kualitas layanan perkeretaapian. 

"Kolaborasi dengan Surge dan Huawei ini akan mempercepat transformasi digital kami, memberikan manfaat bagi ratusan juta penumpang dan pelanggan angkutan barang di seluruh Indonesia," katanya melalui keterangan resmi.

Sementara itu, Direktur Utama Surge, Yune Marketatmo menambahka, kolaborasi tripartit ini merupakan langkah penting dalam modernisasi sistem perkeretaapian Indonesia. 

"Dengan menggabungkan keahlian infrastruktur digital Surge, teknologi mutakhir Huawei, serta kepemimpinan operasional KAI, kami menghadirkan solusi 5G+AI kelas dunia untuk perkeretaapian Indonesia," ujarnya.
 
CEO Huawei Smart Rail BU, Raymond Zuo mengaku bangga dapat mendukung KAI dan Surge dalam inisiatif strategis ini. Solusi 5G FRMCS dan aplikasi berbasis AI kami akan membantu mentransformasi operasional perkeretaapian Indonesia, memungkinkan komunikasi real-time, pengaturan perjalanan cerdas, serta pemeliharaan prediktif.

Dalam MOU tersebut, ketiga pihak akan bersama-sama mengeksplorasi dan mengimplementasikan solusi canggih dalam tiga area utama. Pertama, kerja sama infrastruktur ICT (Information and Communication Technology) dengan menghadirkan jaringan backbone dengan keandalan tinggi, cakupan nirkabel berkualitas di stasiun dan depo, serta solusi cloud untuk memastikan keberlanjutan bisnis dan fleksibilitas ekspansi layanan.

Kedua, jaringan dan aplikasi 5G FRMCS (Future Railway Mobile Communication System) terdepan untuk meningkatkan keselamatan, efisiensi, dan kualitas layanan perkeretaapian, termasuk proyek percontohan di jalur KRL Rangkasbitung-Tanah Abang untuk keselamatan perlintasan sebidang dan pengaturan perjalanan kereta secara cerdas.

Terakhir, deteksi gerbong barang berbasis AI. Teknologi ini akan menerapkan analisis video berbasis AI yang memungkinkan deteksi gangguan secara cerdas dan peringatan otomatis pada kereta barang, sehingga meningkatkan efisiensi perputaran dan mengurangi inspeksi manual.

(Rahmat Fiansyah) 
 

Topik Menarik