Produksi Minyak OPEC Anjlok 7,9 Juta Bph pada Maret, Lebih Parah dari Perkiraan
IDXChannel - Produksi minyak mentah oleh Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) turun sekitar 7,9 juta barel per hari (bph) pada Maret 2026 dibandingkan dengan Februari.
Dilansir dari Anadolu pada Selasa (14/4/2026), penurunan tajam ini disebabkan perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel di Timur Tengah.
Angkanya lebih tinggi dari perkiraan pasar. Sebelumnya, survei Reuters memperkirakan produksi minyak mentah OPEC turun 7,2 juta bph bulan lalu.
Pada Maret, total produksi OPEC mencapai sekitar 20,79 juta bph, menurut Laporan Pasar Minyak Bulanan terbaru dari kelompok tersebut.
Penurunan produksi paling tajam tercatat di Irak, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), dan Kuwait.
Produksi minyak mentah Irak turun sekitar 2,56 juta bph menjadi sekitar 1,63 juta bph. Sementara itu, produksi di Arab Saudi turun sekitar 2,3 juta bph menjadi 7,8 juta bph.
Produksi minyak mentah di UEA menurun sekitar 1,53 juta bph menjadi 1,89 juta bph. Di sisi lain, produksi di Kuwait menurun sekitar 1,37 juta bph menjadi 1,2 juta bph pada Maret.
Produksi minyak mentah Iran juga turun sebesar 182.000 bph menjadi sekitar 3,06 juta bph, di tengah serangan udara AS-Israel terhadap negara tersebut yang dimulai pada 28 Februari.
Di antara anggota OPEC, hanya Venezuela dan Nigeria yang mencatat peningkatan produksi harian selama bulan tersebut. Produksi Venezuela meningkat sebesar 79.000 bph menjadi 988.000 bph, sementara produksi Nigeria meningkat sebesar 22.000 bph menjadi 1,46 juta bph. (Wahyu Dwi Anggoro)










