IMF Peringatkan Ancaman Stagflasi Global Imbas Perang Iran-AS

IMF Peringatkan Ancaman Stagflasi Global Imbas Perang Iran-AS

Terkini | idxchannel | Selasa, 31 Maret 2026 - 12:24
share

IDXChannel - Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan ancaman lonjakan inflasi dan stagnasi pertumbuhan ekonomi jika konflik di Timur Tengah terus berjalan.

Dilansir dari The Guardian pada Selasa (31/3/2026), perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel menghambat aliran minyak, gas, dan pupuk dari Teluk.

 “Meskipun perang memengaruhi negara-negara secara berbeda, semua jalan mengarah pada harga yang lebih tinggi dan pertumbuhan yang lebih lambat,” kata IMF dalam sebuah blog.

Meskipun negara pengekspor bersih minyak dan gas seperti AS akan diuntungkan dari harga bahan bakar fosil yang lebih tinggi, kenaikan harga bensin, solar, dan makanan akan mengerek biaya hidup, menurut analisis tersebut. 

Sektor swasta juga akan berada di bawah tekanan untuk menaikkan harga produk mereka, yang mungkin memaksa bank sentral untuk menaikkan suku bunga guna memerangi inflasi.

“Konflik singkat mungkin akan menyebabkan harga minyak dan gas melonjak sebelum akhirnya pasar menyesuaikan diri, sementara konflik yang berkepanjangan dapat membuat energi tetap mahal dalam waktu lama dan membebani negara-negara yang bergantung pada impor,” kata IMF.

 “Banyak hal bergantung pada berapa lama konflik berlangsung, seberapa luas penyebarannya, dan seberapa besar kerusakan yang ditimbulkannya pada infrastruktur dan rantai pasokan,” katanya.

Sekitar sepertiga produksi pupuk melewati Selat Hormuz, sehingga mendorong kenaikan harga. Proyeksi Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) menunjukkan bahwa harga pupuk global rata-rata bisa 15 persen hingga 20 persen lebih tinggi pada paruh pertama 2026 jika krisis berlarut-larut. (Wahyu Dwi Anggoro)

Topik Menarik