Kasus Suap Impor Barang Bea Cukai, KPK Sita Mobil Mewah dan Uang Tunai Rp1 Miliar

Kasus Suap Impor Barang Bea Cukai, KPK Sita Mobil Mewah dan Uang Tunai Rp1 Miliar

Terkini | idxchannel | Senin, 16 Maret 2026 - 19:30
share

IDXChannel - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita mobil dan uang tunai senilai Rp1 miliar pada Senin (16/3/2026). Penyitaan ini terkait kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai. 

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menyatakan, penyitaan uang tersebut dalam mata uang asing Singapura. 

"Hari ini Senin (16/3/2026), Penyidik melakukan penyitaan terhadap pihak terkait, berupa satu unit kendaraan roda empat dan uang tunai senilai SGD78.000 atau ekuivalen sekitar Rp1 miliar lebih," kata Budi, Senin (16/3/2026). 

Berdasarkan foto yang diterima, kendaraan roda empat tersebut bermerek Mazda tipe hatchback. 

Menurutnya, penyitaan ini sebagai salah satu langkah progresif dalam upaya asset recovery nantinya.

"Penyidik masih akan terus mengembangkan perkara ini dengan menelusuri peran dari pihak-pihak lain dan melacak aliran uang hasil dugaan tindak pidana korupsi ini," kata dia. 

Budi menilai, korupsi di sektor kepabeanan ini tidak hanya mendegradasi potensi penerimaan negara, tapi juga berdampak buruk pada daya saing dan iklim bisnis nasional, termasuk bagi para pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di Indoneisa.

Sebelumnya, KPK menetapkan enam orang tersangka dalam suap dan gratifikasi importasi barang di Ditjen Bea Cukai. Penetapan tersangka ini merupakan buntut dari operasi tangkap tangan (OTT). 

Keenam tersangka adalah Rizal selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (P2 DJBC) periode 2024-Januari 2026. 

Lalu, Sisprian Subiaksono selaku Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kasubdit Intel P2 DJBC), Orlando Hamonangan selaku Kepala Seksi Intelijen Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kasi Intel DJBC).

Kemudian, John Field selaku Pemilik PT BLUERAY, Andri selaku Ketua Tim Dokumen Importasi PT BLUERAY, Deddy Kurniawan selaku Manager Operasional PT BLUERAY.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Topik Menarik