Harga Minyak Tinggi Berpotensi Percepat Program B50 Indonesia

Harga Minyak Tinggi Berpotensi Percepat Program B50 Indonesia

Terkini | idxchannel | Rabu, 11 Maret 2026 - 12:20
share

IDXChannel -  yakni kebijakan pencampuran 50 persen bahan bakar berbasis minyak sawit dalam solar.

Analis Maybank Ong Chee Ting menilai, dikutip The Wall Street Journal, Rabu (11/3/2026) lonjakan harga minyak dunia di atas USD100 per barel akibat ketegangan di Timur Tengah membuat hubungan harga antara minyak mentah dan biofuel berbasis sawit semakin kuat.

Menurut dia, kenaikan harga energi membuat program mandat biofuel menjadi lebih ekonomis bagi pemerintah.

Dalam kondisi tersebut, Indonesia berpotensi beralih dari kebijakan saat ini, yakni B40, menuju B50.

“Peralihan ke B50 dapat mengurangi impor solar dan membantu menghemat devisa,” tulis Ong dalam risetnya.

Ia menambahkan, peningkatan campuran biodiesel berbasis sawit juga berpotensi mendorong permintaan serta harga minyak kelapa sawit mentah (CPO).

Ong mempertahankan proyeksi harga rata-rata CPO pada 2026 di level 4.100 ringgit Malaysia per ton.

Namun, menurut dia, masih terdapat potensi kenaikan apabila harga minyak mentah mampu bertahan secara berkelanjutan di atas USD100 per barel dan Indonesia benar-benar bergerak menuju kebijakan B50.

Di sisi lain, Maybank masih mempertahankan rekomendasi netral untuk sektor perkebunan Asia Tenggara. (Aldo Fernando)

Topik Menarik