Harga Emas Dunia Tergelincir di Tengah Penguatan Dolar AS

Harga Emas Dunia Tergelincir di Tengah Penguatan Dolar AS

Ekonomi | idxchannel | Selasa, 10 Maret 2026 - 06:40
share

IDXChannel - Harga emas dunia melemah pada Senin (9/3/2026), tertekan oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS) serta ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi di tengah kekhawatiran inflasi akibat konflik di Timur Tengah.

Emas spot (XAU/USD) melemah 0,61 persen ke level USD5.138,57 per troy ons.

Analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff, mengatakan kekhawatiran inflasi dan ekspektasi kenaikan suku bunga yang dipicu ketidakpastian perang menekan harga emas.

Namun, konflik yang berkepanjangan juga diperkirakan menjaga permintaan aset safe haven dan memberikan batas bawah bagi harga emas.

Emas kerap dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Meski demikian, suku bunga rendah biasanya meningkatkan daya tarik emas karena logam mulia ini tidak memberikan imbal hasil.

Di sisi lain, dolar AS menguat seiring lonjakan harga minyak yang mendekati USD120 per barel.

Kondisi ini mendorong investor memburu likuiditas di tengah kekhawatiran perang berkepanjangan di Timur Tengah dapat mengganggu pasokan energi dan menekan pertumbuhan ekonomi global.

Dolar yang lebih kuat membuat emas yang dihargakan dalam mata uang tersebut menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

Melansir dari Reuters, militer Israel menyatakan telah melancarkan serangan di wilayah Iran tengah serta menargetkan ibu kota Lebanon, Beirut.

Perang ini secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur yang dilalui sekitar seperlima pengiriman minyak global dan gas alam cair melalui laut di dekat pesisir Iran.

Dari sisi data ekonomi, indeks harga konsumen (CPI) AS untuk Februari akan dirilis pada Rabu, sementara indikator inflasi pilihan Federal Reserve (The Fed), yakni indeks Personal Consumption Expenditures (PCE), dijadwalkan keluar pada Jumat.

Wyckoff mengatakan, jika data inflasi yang dirilis pekan ini menunjukkan kenaikan tajam, kondisi tersebut akan menempatkan Federal Reserve dalam dilema dan berpotensi mendorong penurunan harga emas lebih lanjut.

Bank sentral AS dijadwalkan menggelar pertemuan kebijakan berikutnya pada 17-18 Maret, dan secara luas diperkirakan mempertahankan suku bunga.

Di pasar logam lainnya, perak spot turun 0,2 persen ke USD84,18 per troy ons. Platinum naik 1,1 persen menjadi USD2.158,02, sedangkan paladium menguat 2,4 persen ke USD1.663,79 per ons. (Aldo Fernando)

Topik Menarik