Airlangga Tekankan Penguatan Pasar Dalam Negeri di Tengah Konflik Timur Tengah

Airlangga Tekankan Penguatan Pasar Dalam Negeri di Tengah Konflik Timur Tengah

Terkini | idxchannel | Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:20
share

IDXChannel - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah berpotensi mengganggu transportasi global, baik penerbangan maupun pelayaran.

Sejumlah pusat penerbangan internasional di Timur Tengah memiliki peran penting dalam konektivitas global. Jika aktivitas penerbangan terganggu, dampaknya akan terasa luas pada mobilitas penumpang dan arus perdagangan dunia.

"Bayangkan di Timur Tengah, Dubai, Qatar, Doha tidak terbang, padahal satu tahun mereka 90 juta orang yang transit. Jadi sangat berpengaruh baik yang ke Eropa maupun ke Asia," kata Airlangga dalam acara Opening Ceremony BINA (Belanja di Indonesia Aja) Lebaran 2026 di Senayan City Mall, Jumat (6/3/2026).

“Terkait dengan kapal, kapal juga sebagian tidak berjalan. Jadi ini periode yang kita juga harus berhati-hati bagaimana kita menavigasi sampai dengan akhir tahun,” sambungnya.

Pemerintah, kata Airlangga, terus mencari berbagai alternatif untuk meminimalkan dampak dari situasi global tersebut. Ia menegaskan Indonesia memiliki pengalaman menghadapi kondisi serupa sehingga langkah antisipasi akan segera dilakukan.

"Berdasarkan dengan berbagai pengalaman yang lalu, tentu pemerintah akan mengambil langkah-langkah yang cepat, dan itu merupakan arahan dari Presiden Prabowo supaya memang domestic market kita diperkuat," ungkap Airlangga.

Selain memperkuat pasar domestik, Airlangga menyebut pemerintah juga menekankan pentingnya melindungi produksi dalam negeri. Menurutnya, di tengah ketidakpastian global, banyak negara berlomba mencari pasar yang besar bagi produk mereka.

"Produksi dalam negeri juga harus dilindungi karena semua negara mencari market yang besar, dan Indonesia dengan 287 juta penduduk ini merupakan salah satu market yang terbesar di Asia," tuturnya.

(Febrina Ratna Iskana)

Topik Menarik