Apa Bisnis OILS? Produsen Minyak Kelapa dan Tepung Kopra, Ini Profil Singkatnya
IDXChannel—Apa bisnis OILS? Saham PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) beberapa kali masuk dalam deretan top gainer sejak awal Maret 2026. Pada perdagangan sesi kedua Jumat (6/3/2026), harga sahamnya naik 2,88 persen.
Saham ini tercatat di papan pengembangan Bursa Efek Indonesia sebagai emiten barang konsumen primer dengan kegiatan usaha utama di bidang pengolahan dan produksi kopra serta penjualan minyak kelapa.
Melansir laman resmi perseroan (6/3/2026), OILS memproduksi minyak kelapa mentah (crude coconut oil/CNO) berikut produk turunannya (derivative CNO products). Produk utama yang dihasilkan adalah refined coconut oil, minyak kelapa mentah premium, dan tepung kopra.
Fasilitas produksi perseroan berada di Mojokerto, Jawa Timur. Adapun hasil produksinya diekspor ke Bangladesh, Malaysia, Sri Lanka, Turki, Amerika Serikat, Tunisia, Madagaskar, dan Jepang.
Perseroan juga memiliki basis pelanggan dari produsen besar seperti Cargill International, Mewaholeo Industries, Sena Mills Refineries, dan sebagainya. Produk dari perseroan diolah menjadi produk kecantikan, kesehatan, dan makanan.
OILS berasosiasi dengan dua perusahaan lainnya dalam mendukung produksi serta memperluas jaringan bisnis dan pangsa pasar perseroan, yakni PT Indosena Perkasa Refineries dan PT Indo Kelapa Perkasa.
Indo Oil Perkasa mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 2021 dengan melepas 150 juta saham dengan nilai penawaran Rp270 per unit. Dari IPO ini, perseroan mengantongi dana sebanyak Rp40,50 miliar.
Apa Bisnis OILS? Intip Informasi Kepemilikan Sahamnya
Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek yang dilaporkan ke bursa, hingga akhir Januari 2026, pengendali saham OILS adalah Sulastri dengan kepemilikan saham sebanyak 32,18 juta saham, setara 7,09 persen dari total saham.
Pemegang saham mayoritas berikutnya adalah PT Mandalindo Putra Perkasa dengan kepemilikan sebanyak 217 juta saham, setara 47,85 persen dari total saham terdaftar.
Sementara masyarakat (non-warkat) menguasai 167 juta saham OILS, setara 36,87 persen dari total saham terdaftar. Adapun penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham ini, atau pemilik perusahaan, adalah Sulastri.
Dalam satu bulan terakhir, saham OILS mencatatkan pertumbuhan harga sebesar 14,58 persen. Namun, sejak awal tahun, saham ini justru mencatatkan penurunan harga sebesar 6,09 persen.
Itulah informasi singkat tentang apa bisnis OILS.
(Nadya Kurnia)









