Qatar Hentikan Produksi LNG usai Kena Serang Iran
IDXChannel - Qatar menangguhkan produksi gas alam cair (LNG) setelah serangan Iran menghantam fasilitas energi di kawasan Teluk.
Dilansir dari AFP pada Selasa (3/3/2026), hal ini memicu lonjakan harga yang sangat besar di pasar gas alam dunia.
QatarEnergy, salah satu produsen LNG terbesar di dunia, membuat pengumuman mengejutkan tersebut setelah dua serangan terhadap fasilitasnya.
Kontrak gas alam TTF Belanda, yang dianggap sebagai patokan di Eropa untuk harga LNG, melonjak hampir 45 persen menjadi lebih dari 46 euro.
Penutupan produksi Qatar terjadi setelah sebuah drone Iran menargetkan Kota Industri Ras Laffan milik QatarEnergy dan sebuah pembangkit listrik di lokasi produksi LNG utama.
“Karena serangan militer terhadap fasilitas operasi QatarEnergy di Kota Industri Ras Laffan dan Kota Industri Mesaieed, QatarEnergy telah menghentikan produksi gas alam cair (LNG) dan produk terkait,” kata pernyataan perusahaan.
Negara-negara Teluk terseret perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel, yang dipicu pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pekan lalu.
Selain menyerang pangkalan AS di Teluk, Teheran juga menyasar fasilitas migas dan lalu lintas kapal dekat Selat Hormuz. (Wahyu Dwi Anggoro)










