Harga Emas Pangkas Kenaikan usai Rilis Data Tenaga Kerja AS

Harga Emas Pangkas Kenaikan usai Rilis Data Tenaga Kerja AS

Ekonomi | idxchannel | Kamis, 12 Februari 2026 - 07:34
share

IDXChannel - Harga emas dunia memangkas kenaikan pada Rabu (11/2/2026) setelah laporan ketenagakerjaan Januari menunjukkan penambahan 130.000 lapangan kerja, jauh di atas perkiraan 55.000.

Mengutip Dow Jones Newswires, tingkat pengangguran juga turun menjadi 4,3 persen.

Emas spot (XAU/USD) ditutup naik 1,18 persen ke USD5.084,28 per troy ons.

Kontrak berjangka (futures) emas paling aktif memangkas kenaikan menjadi 0,8 persen, dari sebelumnya 1,6 persen sebelum data dirilis.

Data tenaga kerja AS yang lebih kuat meredam ekspektasi pelonggaran cepat oleh Federal Reserve (The Fed), meski arah perubahan kebijakan yang lebih longgar tetap terjaga.

Nonfarm payrolls (NFP) naik 130.000 pada Januari, jauh di atas revisi Desember sebesar 48.000 dan proyeksi 70.000.

Sementara itu, tingkat pengangguran turun menjadi 4,3 persen dan rata-rata upah per jam meningkat 0,4 persen secara bulanan, mendorong pertumbuhan upah tahunan menjadi 3,7 persen.

Data ketenagakerjaan dan upah yang lebih solid tersebut mengurangi urgensi pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

Pelaku pasar pun menggeser ekspektasi pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin yang sepenuhnya diperhitungkan menjadi Juli dari sebelumnya Juni.

Hal ini menopang imbal hasil obligasi pemerintah AS dan membatasi kenaikan lebih lanjut pada emas.

Meski demikian, harga emas masih bertahan di dekat level tertinggi beberapa pekan.

Pasar tetap mengantisipasi pelonggaran kebijakan moneter pada paruh kedua tahun ini di tengah moderasi pertumbuhan, risiko geopolitik yang persisten, serta permintaan bank sentral yang berkelanjutan.

Bank sentral China (PBoC) bahkan memperpanjang tren pembelian emasnya, memperkuat dukungan struktural terhadap harga meskipun pasar tenaga kerja AS menunjukkan ketahanan. (Aldo Fernando)

Topik Menarik