Bursa Asia Rebound, KOSPI Korea Melesat 4 Persen

Bursa Asia Rebound, KOSPI Korea Melesat 4 Persen

Ekonomi | idxchannel | Selasa, 3 Februari 2026 - 10:20
share

IDXChannel - Bursa saham Asia menguat pada Selasa (3/2/2026), bangkit dari pelemahan pada hari sebelumnya setelah aksi jual di pasar logam mulia mereda.

Menurut data pasar, pukul 09.50 WIB, Indeks Nikkei Jepang melonjak 2,90 persen.

Sehari sebelumnya, indeks ini sempat memangkas sebagian besar penguatannya dan ditutup melemah 1,25 persen, seiring anjloknya harga logam mulia.

Indeks Topix yang lebih luas juga menguat 2,46 persen.

“Pasar sebelumnya khawatir dampak aksi jual logam mulia akan menjalar ke aset lain. Namun, saham-saham di Amerika Serikat dan Eropa menguat semalam,” ujar analis pasar Tokai Tokyo Intelligence Laboratory, Shuutarou Yasuda, dikutip dari Reuters.

“Kondisi itu mendorong investor kembali memborong saham pada perdagangan hari ini,” imbuh dia.

Di Korea Selatan, KOSPI bangkit 4,45 persen pada Selasa hingga memicu pembatasan perdagangan, didorong reli saham teknologi AS yang mengangkat selera risiko investor.

Sistem sidecar trading curb diaktifkan pada indeks KOSPI pada pukul 07.26 WIB, sehingga perdagangan terprogram dihentikan selama lima menit setelah kontrak berjangka (futures) melonjak 5 persen.

Sehari sebelumnya, KOSPI anjlok 5,3 persen, menjadi penurunan harian terdalam sejak 7 April 2025.

Wakil Menteri Keuangan Korea Selatan mengatakan pemerintah memiliki kapasitas kebijakan yang memadai untuk merespons berbagai ketidakpastian eksternal.

Data juga menunjukkan inflasi konsumen Korea Selatan melandai ke level terendah dalam lima bulan pada Januari, sejalan dengan ekspektasi pasar.

“Pasar turut merespons positif data aktivitas pabrik AS yang solid, yang dinilai mencerminkan ketahanan ekonomi dan menjadi katalis tambahan bagi reli saham Jepang,” kata Yasuda.

Selain Jepang dan Korea, ASX 200 Australia pun naik 1,04 persen, sedangkan STI Singapura terkerek 0,87 persen.

Berbeda, Shanghai Composite melemah 0,01 persen dan Hang Seng merosot 0,99 persen.

Di Wall Street, indeks S&P 500 ditutup menguat pada Senin, ditopang kenaikan saham-saham produsen chip dan perusahaan terkait kecerdasan buatan. Saham-saham berkapitalisasi kecil juga mencatat penguatan tajam.

Dua indeks utama lainnya, Nasdaq dan Dow Jones Industrial Average, turut ditutup menguat tipis. (Aldo Fernando)

Topik Menarik