Kementan Ajak Anak Muda Masuk Pendidikan Vokasi Pertanian

Kementan Ajak Anak Muda Masuk Pendidikan Vokasi Pertanian

Terkini | idxchannel | Senin, 2 Februari 2026 - 17:50
share

IDXChannel - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) mendorong regenerasi petani nasional dengan mengajak anak muda terjun ke sektor pertanian.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia pertanian merupakan kunci utama dalam mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Pembangunan pertanian, tidak cukup hanya bertumpu pada peningkatan produksi, tetapi harus ditopang oleh SDM pertanian yang terdidik, terampil, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta dinamika global.

Upaya regenerasi petani nasional sendiri salah satunya dilakukan dengan mengajak anak muda terjun ke sektor pertanian melalui pendidikan vokasi.

Untuk diketahui, BPPSDMP meluncurkan dan mensosialisasikan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) Tahun Akademik 2026/2027.

Mentan Amran menyebut hal ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa anak petani perlu didorong untuk memperoleh pendidikan hingga jenjang tertinggi.

Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa sektor pertanian saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, dinamika pasar global, hingga persoalan regenerasi pelaku utama. Oleh karena itu, pendidikan vokasi pertanian menjadi instrumen strategis dalam menyiapkan generasi muda pertanian Indonesia.

“Polbangtan dan PEPI dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata sektor pertanian. Lulusan tidak hanya disiapkan sebagai pencari kerja, tetapi sebagai pelaku utama, agripreneur muda, dan agen perubahan yang membawa inovasi dan teknologi ke dalam praktik pertanian di lapangan,” ujar Idha dalam keterangannya, Senin (2/2/2026).

Pada Tahun Akademik 2026/2027, Polbangtan dan PEPI membuka PMB dengan kuota sekitar 1.500 mahasiswa yang tersebar di tujuh unit pendidikan vokasi pertanian. Dalam kebijakan tahun ini, BPPSDMP memberikan prioritas hingga 70 persen bagi anak petani sebagai bentuk keberpihakan negara dalam memperkuat regenerasi petani dan pelaku utama pertanian.

Selain anak petani, kesempatan juga dibuka bagi masyarakat umum yang memiliki minat, potensi, dan komitmen untuk berkiprah di sektor pertanian melalui jalur seleksi yang telah ditetapkan.

Seluruh proses PMB Polbangtan dan PEPI dilaksanakan secara transparan, objektif, dan akuntabel melalui sistem pendaftaran terintegrasi berbasis digital di laman resmi pmb.pusdiktan.id. Tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, tes berbasis computer assisted test (CAT), pemeriksaan kesehatan, serta wawancara.

BPPSDMP juga mengajak Dinas Pertanian di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, SMK pertanian dan SMK-PP, penyuluh pertanian, serta mitra dunia usaha dan dunia industri untuk berperan aktif dalam menyosialisasikan PMB Polbangtan dan PEPI Tahun Akademik 2026/2027.

(kunthi fahmar sandy)

Topik Menarik