NCB Interpol Indonesia Identifikasi Negara Tempat Riza Chalid Kabur
IDXChannel—Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigjen Untung Widyatmoko memastikan keberadaan Muhammad Riza Chalid, pengusaha minyak yang kini menjadi buron, sudah diketahui.
Meski tidak berada di Prancis, tapi keberadaannya dipastikan ada di negara anggota Interpol Internasional.
“Keberadaan subjek, saudara MRC, kami pastikan bukan berada di Lyon, Prancis, tetapi ada di salah satu negara anggota, member country dari Interpol itu sendiri,” ujarnya pada wartawan di Mabes Polri, Minggu (1/2/2026).
Menurutnya, Red Notice terhadap Riza Chalid diterbitkan oleh Prancis meski keberadaannya bukan di negara tersebut. Penerbitan Red Notice terhadap bos minyak itu tak lepas dari dukungan yang diberikan oleh Interpol Headquarter di Lyon, Prancis.
Industri Lokal Terancam, China Berlakukan Tarif Tambahan 55 Persen untuk Impor Daging Sapi
“Memang jalan panjang, tetapiAlhamdulillah keberhasilan ini tentunya kontribusi dari rekan-rekan Set NCB maupun dukungan Interpol Headquarters di Lyon, Prancis. Keberhasilan Set NCB Interpol dan Polri, yang semua atas dukungan dan kerja sama baik kementerian/lembaga maupun organisasi internasional yang memiliki perhatian untuk penegakan hukum dan pencarian buronan internasional,” tuturnya.
Dia mengungkap, Set NCB Interpol Indonesia telah melakukan pemetaan terhadap keberadaan Riza Chalid. Bahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan negara yang dicurigai sebagai tempat Riza Chalid berada.
“Subjek Interpol Red Notice ini memang berada di salah satu negara yang sudah kami identifikasikan dan sudah kami petakan, dan kami pun sudah menjalin kontak,” jelasnya.
Dia menambahkan, Riza Chalid diduga berada di negara member Interpol. Sebagai tambahan informasi, negara member Interpol berjumlah 190 lebih.
“Terkait Interpol Red Notice yang diterbitkan Lyon, kami sebagai requesting country (negara peminta), Red Notice diterbitkan Markas Besar Interpol. Keberadaan subjek, kami pastikan bukan berada di Lyon, Prancis, tetapi di salah satu negara anggota,” katanya.
(Nadya Kurnia)









