Pengendali Sidomuncul (SIDO) Dikabarkan Divestasi Sebagian Saham, Ini Jawaban Manajemen
IDXChannel - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) membantah kabar mengenai rencana divestasi sebagian saham perseroan oleh pengendali dengan nilai mencapai USD1 miliar.
Direktur sekaligus Corporate Secretary SIDO, Budiyanto menegaskan, perseroan tidak menerima informasi maupun konfirmasi apa pun dari PT Hotel Candi Baru selaku pemegang saham pengendali terkait isu divestasi tersebut.
"Perseroan menegaskan bahwa tidak terdapat informasi lebih lanjut yang dapat disampaikan terkait rencana divestasi dimaksud," ujar Budiyanto dalam keterbukaan informasi, Senin (19/1/2026).
Seiring dengan tidak adanya rencana aksi korporasi tersebut, perseroan saat ini fokus pada penguatan kinerja operasional dan keuangan secara berkelanjutan.
Budiyanto menambahkan, tidak terdapat rencana aksi korporasi material dalam 12 bulan ke depan yang berkaitan dengan isu tersebut. Selain itu, tidak ada informasi atau kejadian yang berpotensi memengaruhi kelangsungan usaha maupun harga saham perseroan.
“Apabila di kemudian hari terdapat informasi atau aksi korporasi, perseroan akan menyampaikannya sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.
Hingga kuartal III-2025, SIDO mencatat pendapatan Rp2,7 triliun sepanjang Januari-September 2025, tumbuh 3,9 persen secara tahunan. Laba bersih mencapai Rp818,5 miliar atau naik 5,2 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Segmen Food & Beverages menjadi salah satu penopang pertumbuhan setelah mencatat kenaikan 4,4 persen akibat pelonggaran biaya bahan baku seperti taurine, aspartame, citric acid, dan fructose. Kinerja ini turut mengimbangi penurunan pada segmen farmasi yang turun 1,8 persen secara tahunan.
Sementara itu, penjualan ekspor meningkat 23 persen hingga September 2025 dan kini berkontribusi 9,7 persen terhadap total pendapatan dengan Malaysia tetap menjadi pasar terbesar dengan kontribusi sekitar 4 persen.
Pada perdagangan Senin (19/1/2026), saham SIDO ditutup menguat 1,85 persen ke level Rp550 per saham. Dalam sebulan terakhir, saham emiten jamu dan farmasi tersebut masih mencatatkan koreksi sebesar 0,90 persen.
Per 30 September 2025, pemegang saham SIDO antara lain PT Hotel Candi Baru 77,59 persen, publik 20,77 persen, treasury stocks 1,60 persen, David Hidayat (direktur) 0,03 persen, dan Johan Hidayat (komisaris) 0,01 persen.
(DESI ANGRIANI)










