BEI Himpun 4 Emisi Obligasi dan Sukuk Senilai Rp216 Triliun di Awal 2026
IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 4 emisi obligasi dan sukuk dari 3 emiten dengan nilai Rp216,97 triliun pada awal 2026.
Dengan pencatatan tersebut, maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 662 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp539,79 triliun dan USD134,010595 juta, diterbitkan oleh 136 emiten.
Sementara itu, Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI berjumlah 190 seri dengan nilai nominal Rp6.484,29 triliun dan USD352,10 juta. Lalu EBA sebanyak 6 emisi senilai Rp3,99 triliun.
Berdasarkan data Bursa periode 5-9 Januari 2026, terdapat pencatatan 3 obligasi dan 1 sukuk di BEI Pada Rabu (7/1/2026), Obligasi Berkelanjutan I Eagle High Plantations Tahap III Tahun 2025 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Eagle High Plantations Tahap II Tahun 2025 oleh PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) dengan total masing-masing Rp210 miliar dan Rp290 miliar.
Hasil pemeringkatan Pefindo untuk obligasi dan sukuk tersebut adalah idA- dan idA- sy dengan Wali Amanat PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR).
Kemudian pada hari yang sama, Obligasi Berkelanjutan V Summarecon Agung Tahap I Tahun 2025 oleh PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mulai tercatat di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp351,96 miliar. Hasil pemeringkatan dari untuk obligasi tersebut adalah idA+ dengan Wali Amanat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).
Selain itu, Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap I Tahun 2025 oleh PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mulai tercatat di BEI pada hari yang sama dengan total nilai nominal sebesar Rp500 miliar. Hasil pemeringkatan untuk obligasi tersebut adalah idA+ dengan Wali Amanat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).
(DESI ANGRIANI)










