Harga Naik Tak Wajar, Saham Sawit hingga Perkapalan Disuspensi Bursa
IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan empat saham di antaranya emiten sawit dan emiten perkapalan pada Jumat (9/1/2026).
Keempatnya adalah PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS), PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD), PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL), dan PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY).
"BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham NSSS, LEAD, PPGL, dan LUCY tanggal 9 Januari 2026," tulis pengumuman Bursa, Jumat (9/1/2026).
Keempat saham tersebut tak lagi diperdagangkan mulai sesi I di Pasar Reguler dan Pasar Tunai hingga pengumuman Bursa lebih lanjut.
Adapun saham NSSS menguat sejak awal pekan dengan kenaikan 31,58 persen dan tumbuh 81,16 persen dalam satu bulan. Saham sawit ini melonjak 21,36 persen ke harga Rp1.250 pada Kamis (8/1/2026).
Saham LEAD rebound 11,76 persen ke Rp228 pada Kamis (8/1/2026) setelah anjlok 7,27 persen pada perdagangan sebelumnya. Dalam sepekan LEAD menguat 10,68 persen dan naik 159,09 persen dalam satu bulan.
Saham PPGL juga menguat sejak awal 2026 dengan rata-rata kenaikan harian 9 persen. PPGL terakhir diperdagangkan di harga Rp272 atau menguat 9,68 persen pada Kamis (8/1/2026) atau tumbuh 90,21 persen dalam satu bulan.
Saham LUCY ikut hijau sejak 2 Januari lalu dengan mengakumulasi kenaikan 43,97 persen dalam sepekan dan tumbuh 228,74 persen dalam satu bulan. Saam LUCY terakhir diperdagangkan di harga Rp835 atau menguat 9,87 persen pada Kamis (8/1/2026).
(DESI ANGRIANI)










