Kinerja Saham Edwin Soeryadjaya 2025, Emiten Kontraktor Ini Jadi Juaranya
IDXChannel—Bagaimana kinerja saham Edwin Soeryadjaya sepanjang 2025? Edwin Soeryadjaya memiliki sejumlah saham melalui kepemilikan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), perusahaan investasi yang didirikannya.
Perusahaan investasi ini menanamkan modal di sejumlah perusahaan, baik publik ataupun privat, di berbagai sektor industri. Dari delapan saham yang berkaitan dengan Edwin, PT Nusa Cipta Raya Tbk (NRCA) mencatatkan pertumbuhan harga tertinggi.
Sepanjang 2025, saham konstruksi ini tercatat tumbuh 328,37 persen. Pada awal Januari tahun lalu, NRCA diperdagangkan di harga Rp356 per saham dan ditutup di harga Rp1.525 per saham pada akhir tahun.
NRCA mencatatkan puncak tertingginya di harga Rp2.010 per saham, terjadi pada 16 Desember 2025. Pada periode ini, pertumbuhan harganya mencapai 464,61 persen. Pada perdagangan 2 Januari 2026, NRCA ditutup di harga Rp1.670 per saham.
Tahun lalu Saratoga melepas saham NRCA beberapa kali. Sehingga kepemilikan Saratoga di NRCA pun menurun menjadi 157 juta saham per 30 November 2025, setara 6,31 persen dari total saham terdaftar.
Pada posisi kedua ada PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), perusahaan emas anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang melangsungkan IPO pada 23 September 2025. Sejak pencatatan perdananya, EMAS telah tumbuh 54,17 persen hingga akhir tahun.
EMAS mencatatkan sahamnya secara perdana dengan melepas 1,61 miliar saham di harga penawaran Rp2.880 per saham, dari IPO ini perseroan mengantongi dana sebanyak Rp4,65 triliun.
Kemudian pada posisi ketiga ada PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang mencatatkan pertumbuhan harga sebesar 42,95 persen sepanjang 2025. MDKA dibuka di harga Rp1.595 per saham pada awal Januari tahun lalu, ditutup di harga Rp2.280 per saham.
Dari delapan saham yang berkaitan dengan Edwin Soeryadjaya, lima di antaranya mencatatkan pertumbuhan harga. Sementara sisanya mencatatkan penurunan sepanjang tahun, termasuk saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG).
SRTG tercatat menurun 23,67 persen sepanjang tahun lalu. Berikut ini adalah daftar kinerja saham Edwin Soeryadjaya dalam setahun pada 2025:
- PT Neraca Cipta Raya Tbk (NRCA) 328,37 persen
- PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) 54,17 persen
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) 42,95 persen
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) 24,45 persen
- PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) 7,07 persen
- PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) -2,03 persen
- PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) -23,67 persen
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) -28,46 persen
Itulah ulasan singkat tentang kinerja saham Edwin Soeryadjaya sepanjang 2025.
(Nadya Kurnia)










