Meski Bukan Polisi, Menteri Bangladesh Bawa Pistol Gerebek Sarang Narkoba

Meski Bukan Polisi, Menteri Bangladesh Bawa Pistol Gerebek Sarang Narkoba

Global | sindonews | Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:19
share

Seorang menteri muda membawa pistol dan menggerebek sebuah tempat yang diduga menjadi sarang narkoba di kawasan permukiman kumuh di Ibu Kota Bangladesh, Dhaka, pada hari Sabtu. Dia beraksi bersama sejumlah rekannya meski mereka bukan petugas polisi, yang pada akhirnya memicu perdebatan di media sosial.

Menteri Negara Urusan Perang Kemerdekaan, Ishraque Hossain, mengunggah sebuah video yang memperlihatkan dirinya turun dari kendaraan dengan membawa megafon di satu tangan dan pistol di tangan lainnya. Dia kemudian mengejar sekelompok orang. Setidaknya satu rekannya juga terlihat membawa pistol.

Baca Juga: Pengakuan Horor Pembunuh Bayaran Kartel Narkoba Meksiko: Bakar 250 Mayat, Dibayar Rp3,9 Juta Per Pekan

“Kalian merusak seluruh kota, menghancurkan seluruh kawasan ini,” kata Hossain dalam rekaman video yang diambil di sebuah permukiman kumuh dekat Stasiun Kereta Api Gandaria, sebagaimana dikutip dari NDTV, Minggu (18/10/2026).

Hossain (39) merupakan anggota Partai Nasionalis Bangladesh (BNP) pimpinan Perdana Menteri Tarique Rahman. Dia terpilih menjadi anggota parlemen dari daerah tersebut dalam pemilu pada 12 Februari.

Sejumlah pria yang ditahan oleh rekan-rekannya mengaku tidak bersalah. “Tunggu polisi datang, baru kita bicara,” kata Hossain kepada mereka.Pihak kepolisian menyatakan bahwa sang menteri melakukan penggerebekan tanpa memberi tahu mereka terlebih dahulu. Hossain menahan enam hingga tujuh orang sebelum menyerahkan mereka ke kantor polisi setempat.

“Menteri tidak memberi tahu kami sebelumnya mengenai penggerebekan tersebut. Kami baru mengetahuinya setelah kejadian,” kata Wakil Komisaris Tambahan Kepolisian Metropolitan Dhaka, Masud Rana.

Kepala Kantor Polisi Gendaria, Moniruzzaman Monir, mengatakan, “Mereka menahan enam orang dan menyatakan bahwa orang-orang tersebut merupakan pengguna narkoba. Karena itu, kami datang dan membawa mereka ke kantor polisi.”

“Sejumlah serbuk ditemukan dalam kepemilikan mereka. Zat tersebut akan diuji untuk memastikan apakah termasuk narkoba,” ujarnya.

Hossain mengunggah video tersebut pada Sabtu malam dengan keterangan, “Aksi Ishraque: Sarang narkoba dibongkar dan para pengedar diserahkan kepada polisi.”Video itu kemudian dihapus setelah memicu perdebatan di media sosial. Banyak pengguna mempertanyakan apakah tindakan semacam itu pantas dilakukan oleh seorang menteri.

Unggahan tersebut juga menyebutkan bahwa Hossain sebelumnya telah melakukan sejumlah penggerebekan antinarkoba di berbagai wilayah daerah pemilihannya di pusat Kota Dhaka. Dia berjanji akan melanjutkan kampanye tersebut untuk menjadikan kawasan itu bebas narkoba.

Pistol yang dibawa Hossain disamarkan atau diburamkan dalam sebagian besar rekaman video. Namun, dalam beberapa bagian video, dia terlihat jelas membawa senjata tersebut.

Topik Menarik