8 Bulan Lelah Berperang Melawan Iran, Banyak Pelaut di Kapal Induk AS Coba Bunuh Diri

8 Bulan Lelah Berperang Melawan Iran, Banyak Pelaut di Kapal Induk AS Coba Bunuh Diri

Global | sindonews | Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:30
share

Sejumlah pelaut di kapal induk AS yang beroperasi di dekat Iran dilaporkan mencoba melompat ke laut untuk bunuh diri akibat kelelahan dan rendahnya moral yang dipicu oleh operasi berkepanjangan. Itu dilaporkan oleh beberapa media yang mengutip keterangan keluarga para awak kapal.

Pihak keluarga telah menyatakan kekhawatiran mengenai kondisi kehidupan dan kesehatan mental di atas kapal USS Abraham Lincoln. Penugasan kapal ini dimulai pada akhir November dan sedianya berakhir pada bulan Mei, namun kemudian diperpanjang tanpa batas waktu yang jelas. Kapal tersebut dilaporkan menjalani periode panjang tanpa singgah secara rutin di pelabuhan untuk keperluan pengisian perbekalan, pemeliharaan, dan istirahat.

Annabelle Loma mengatakan kepada Military Times pada hari Selasa bahwa petugas penghubung kapal telah menginformasikan kepadanya bahwa suaminya sempat mencoba melompat dari kapal induk tersebut. "Dia berpikir akan diberhentikan secara tidak hormat, padahal itu terjadi hanya karena dia mengalami kelelahan yang sangat parah," ujarnya.

Maria Rodriguez, istri dari pelaut lainnya, mengatakan bahwa suaminya sempat turun tangan dalam sebuah insiden terpisah untuk mencegah rekan sesama awak kapal melompat ke laut.Menurut Stars and Stripes, para pelaut yang sedang bertugas aktif maupun anggota keluarga mereka menggambarkan suasana yang suram di atas kapal, serta merinci laporan mengenai munculnya pikiran untuk bunuh diri dan setidaknya satu kasus di mana seorang awak kapal berhasil dicegah saat hendak melompat ke laut.

"Kami terus-menerus bekerja tanpa henti selama masa penugasan ini," ujar seorang pelaut kepada media tersebut, seraya menambahkan bahwa semangat kerja—yang sempat tinggi di awal penugasan—kini telah merosot.

MS NOW mengutip keterangan keluarga pada pekan lalu yang menyebutkan bahwa para awak kapal menghadapi masalah kekurangan makanan, dan toko di dalam kapal sering kali kehabisan kebutuhan pokok seperti pasta gigi, sabun, serta deodoran. Angkatan Laut AS menyatakan pada hari Senin bahwa pihaknya "terus melakukan penilaian untuk memantau dan menjaga kesiapan psikologis setiap pelaut."

Penjabat Menteri Angkatan Laut Hung Cao mengatakan bahwa gugus tempur kapal induk USS Theodore Roosevelt sedang bersiap untuk menggantikan USS Lincoln, namun ia tidak memberikan jadwal pasti dengan alasan keamanan operasional.

AS dan Israel melancarkan perang melawan Iran melalui serangkaian serangan udara pada tanggal 28 Februari. Namun, Iran mampu bertahan menghadapi gempuran tersebut, sementara perundingan damai sebagian besar mengalami kebuntuan dan Selat Hormuz yang vital tetap tertutup bagi sebagian besar pelayaran.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa perang yang dikobarkan Presiden AS Donald Trump secara konsisten tidak mendapat dukungan dari masyarakat Amerika. Menurut survei Economist/YouGov yang dirilis pada hari Selasa, tingkat kepuasan publik terhadap presiden tersebut turun menjadi 33, angka terendah yang pernah dicatat oleh YouGov sejak ia kembali menjabat pada tahun 2025.

Topik Menarik