Apa Misteri dalam Penunjukkan Mohsen Rezaei sebagai Dewan Keamanan Iran?
Trita Parsi, pakar Iran dari Quincy Institute for Responsible Statecraft, mengungkapkan penunjukan Mohsen Rezaei ke Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran memiliki banyak misteri. Yang jelas, itu menunjukkan ketidakjelasan yang sangat besar mengenai situasi di dalam sistem Iran.
"Sulit untuk menilai" seberapa penting penunjukan ini, ujar Parsi, dilansir Al Jazeera.
"Ada ketidakjelasan yang sangat besar mengenai apa yang sebenarnya terjadi di dalam sistem Iran saat ini," tambahnya, seraya menyebutkan bahwa Iran "menjaga tingkat disiplin tertentu untuk memastikan" agar proses politik negara tersebut dalam situasi baru ini "tidak diketahui oleh dunia luar".
Parsi juga mengatakan bahwa elemen garis keras di dalam IRGC telah menjadi jauh lebih kuat sejak masa perang, dengan adanya "tarik-menarik" antara para jenderal dan diplomat."Namun, mereka tidak selalu saling bertentangan setiap saat. Menurut saya, misalnya, mungkin ada tingkat konsensus yang lebih besar di antara para pengambil keputusan dalam sistem Iran mengenai apa tujuan akhir mereka saat ini," ujarnya. "Perbedaan taktis mungkin cukup mendalam, namun terkait tujuan strategis, menurut saya tidak ada perbedaan signifikan di antara berbagai pihak tersebut."
Al Jazeera mengungkapkan, pergantian jabatan sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran ini sangatlah penting karena beberapa alasan.
Pasalnya, posisi tersebut berada di titik temu antara urusan politik dan militer, tempat di mana masalah politik dan keamanan nasional negara dikoordinasikan.
Selain itu, dari segi waktu, negara ini sedang menghadapi momen penentuan terkait pembicaraan dengan Oman dan keterlibatan diplomatik dengan AS. Ini adalah saat-saat krusial bagi pihak Iran untuk mengambil keputusan penting mengenai apakah akan ada keberlanjutan kebijakan atau sedikit perubahan.
Dari segi politik dalam negeri, kita tahu bahwa hal ini [pergantian tersebut] merupakan langkah yang penting. Sebelumnya, kita mengetahui bahwa Mohammad Bagher Zolghadr pernah ditunjuk oleh presiden sebagai sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi negara tersebut, namun tidak ada konfirmasi publik yang menyatakan bahwa ia juga menjabat sebagai perwakilan Pemimpin Tertinggi.
Saat ini, penunjukan baru [terhadap Mohsen Rezaei] tersebut dapat mengindikasikan adanya penyelarasan yang lebih kuat antara Pemimpin Tertinggi negara dan pihak kepresidenan.
Terakhir, namun tidak kalah pentingnya, hal ini dapat ditafsirkan sebagai langkah besar—atau setidaknya sebagai tanda—meningkatnya militerisasi dalam jajaran aparat keamanan penting Iran.





