Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa mengatakan para pejabat sedang berupaya untuk mengamankan perdamaian abadi dengan Israel karena negara itu terus merebut wilayah dan melancarkan serangan.
“Kami sedang berupaya mencapai kesepakatan keamanan dengan Israel yang melibatkan sekelompok negara,” kata Ahmed al-Sharaa kepada Al Jazeera.
“Kami menghindari konfrontasi dengan Israel dan tidak tertarik pada hal itu. Jika kesepakatan keamanan dengan Israel berhasil, itu akan membuka jalan bagi perdamaian komprehensif tanpa mengorbankan hak Suriah atas Dataran Tinggi Golan yang diduduki.”
Selain itu, Ahmed al-Sharaa mengatakan bahwa negaranya tidak berniat untuk ikut campur di Lebanon.
“Kami khawatir akan perluasan zona perang di kawasan ini,” katanya. “Kami tidak bermaksud melakukan intervensi militer apa pun di Lebanon.”Ia menambahkan: “Kami mendukung monopoli negara Lebanon atas senjata dan keputusan tentang perang dan perdamaian. Kekacauan apa pun di Lebanon akan langsung berdampak pada Suriah.”
Kemudian, Ahmed al-Sharaa mengatakan bahwa sebuah badan pemerintah baru telah dibentuk untuk menangani ribuan korban yang hilang akibat perang saudara selama bertahun-tahun.
“Kami telah membentuk komite untuk mengelola berkas orang hilang sesuai dengan standar internasional dan bekerja sama dengan negara-negara yang memiliki keahlian,” katanya kepada Al Jazeera.
Ia juga mengatakan bahwa pencabutan sanksi AS terhadap negaranya “akan sia-sia tanpa menghapus Suriah dari daftar negara sponsor terorisme”.







