Meski Perang, Ekspor Minyak Iran dari Pulau Kharg Justru Meningkat Drastis, Bagaimana Bisa?

Meski Perang, Ekspor Minyak Iran dari Pulau Kharg Justru Meningkat Drastis, Bagaimana Bisa?

Global | sindonews | Minggu, 5 April 2026 - 01:15
share

Ekspor minyak Iran dari pulau Kharg yang penting telah meningkat meskipun perang dengan Amerika Serikat dan Israel berkecamuk.

“Setelah kunjungan yang dilakukan dan pertemuan yang diadakan di pulau Kharg, saya harus mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir ekspor minyak tidak hanya tidak menurun, tetapi justru meningkat,” kata Moussa Ahmadi, kepala komisi energi parlemen Iran, seperti dikutip oleh kantor berita ISNA.

Pulau Kharg, yang terletak di lepas pantai barat Iran, merupakan terminal ekspor minyak yang vital bagi negara tersebut.

Presiden AS Donald Trump baru-baru ini mengancam akan menghancurkan pulau itu jika kesepakatan untuk mengakhiri perang tidak segera tercapai dan Selat Hormuz tidak segera dibuka kembali.

Pada 13 Maret, AS mengatakan telah membom target militer di pulau itu tetapi menahan diri untuk tidak menyerang infrastruktur minyak di sana.

Para pejabat Iran dalam beberapa hari terakhir telah memperingatkan bahwa Amerika Serikat mungkin merencanakan serangan darat, khususnya menargetkan salah satu pulau Iran, dan telah berulang kali memperingatkan terhadap langkah tersebut.

Peringatan tersebut muncul ketika USS Tripoli, kapal serbu amfibi yang membawa sekitar 3.500 Marinir dan pelaut, tiba di Timur Tengah pekan lalu.

Sebelumnya, Kementerian Perminyakan dan Gas Alam India melaporkan bahwa kilang domestik terus mengamankan pasokan minyak mentah yang stabil meskipun terjadi gangguan yang meningkat di seluruh Timur Tengah.

Dalam pernyataan yang dirilis pada X, kementerian tersebut mengatakan, “Kilang-kilang India telah mengamankan kebutuhan minyak mentah mereka, termasuk dari Iran.”

Kementerian menambahkan bahwa tidak ada hambatan pembayaran untuk impor minyak mentah Iran, bertentangan dengan rumor yang beredar.

Topik Menarik