Hamas Surati Mojtaba Khamenei Minta Iran Aktifkan Seluruh Front, Ledek Negara-negara Arab Lemah

Hamas Surati Mojtaba Khamenei Minta Iran Aktifkan Seluruh Front, Ledek Negara-negara Arab Lemah

Global | sindonews | Selasa, 17 Maret 2026 - 09:41
share

Hamas telah mengirim surat rahasia untuk Pemimpin Tertinggi baru Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei. Dalam suratnya, kelompok perlawanan Palestina yang berbasis di Gaza itu meminta Iran mengaktifkan seluruh frontdalam pertempuranmelawan Israel dan Amerika Serikat (AS), serta meledek negara-negara Arab di Teluk sebagai "pihak yang lemah".

Surat rahasia itu, yang dikutip KAN News pada hari Minggu, muncul setelah pernyataan publik yang lebih luas yang dibuat oleh Hamas pada hari Sabtu, di mana kelompok tersebut mendesak Iran untuk tidak menargetkan negara-negara Teluk tetangganya. "Kami menyerukan kepada saudara-saudara kami di Iran untuk tidak menargetkan negara-negara tetangga," kata Hamas dalam tanggapan publiknya tersebut.

Baca Juga: Iran Bertekad Jadi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Kalah Perang Secara Memalukan

Surat rahasia itu, di sisi lain, menampilkan wajah Hamas yang jauh kurang diplomatis, mengumumkan niatnya untuk tidak membiarkan senjata mereka dilucuti.

"Gerakan Hamas hari ini berdiri teguh dengan seluruh kekuatannya di belakang kepemimpinan bijak Anda dalam menghadapi anarki 'Zionis-Amerika'," demikian pernyataan Hamas dalam surat tersebut.

Surat itu mengecam negara-negara Teluk yang telah menjalani proses normalisasi dengan Israel, menyebut mereka sebagai bagian dari "kubu yang kalah"."Mereka bahkan tidak berani melindungi mereka yang berlindung di pangkalan mereka," lanjut surat itu, merujuk pada para tentara AS yang tewas diserang rudal Iran di sebuah pangkalan di negara Arab Teluk.

Surat itu juga menjanjikan dukungan Hamas yang tak tergoyahkan untuk Iran. "Bersama dengan saudara-saudara kita dalam poros perlawanan di Lebanon, Yaman, dan Irak," imbuhnya.

"Di bawah kepemimpinan Anda, kami akan meraih kemenangan-kemenangan berikutnya," sambung surat Hamas kepada Mojtaba Khamenei.

Kementerian Luar Negeri Israel juga membagikan salinan surat Hamas itu di X, menyebutnya sebagai "bukti yang tak terbantahkan".

"Bukti bahwa Palestina mengkhianati saudara-saudara Arab mereka," tulis kementerian itu, merujuk pada pernyataan Hamas yang menyebut negara-negara Teluk lainnya "lemah", sebagaimana dikutip dari The Jerusalem Post, Selasa (17/3/2026).

Topik Menarik