Terseret Kasus Epstein, Mendag AS Didesak Mundur
IDXChannel - Menteri Perdagangan Amerika Serikat (AS) Howard Lutnick mengakui sempat mengunjungi pulau pribadi milik Jeffrey Epstein pada 2012.
Meski demikian, dia dengan tegas membantah memiliki hubungan dekat dengan pelaku kejahatan seksual itu.
Dilansir dari AFP pada Rabu (11/2/2026), kasus perdagangan manusia dan kejahatan seksual yang melibatkan Epstein menjerat banyak pejabat dan pebisnis di berbagai belahan dunia.
Munculnya nama Lutnick di dokumen penyelidikan Epstein memicu seruan agar dia mundur dari jabatannya di kabinet. Dia dituduh berbohong karena sebelumnya mengaku tidak pernah berhubungan dengan Epstein sejak 2005.
Sejauh ini, pemerintahan Presiden Donald Trump tetap mendukung Lutnick. Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan bahwa Lutnick adalah bagian penting dari kabinet
Epstein, seorang terpidana pelaku kejahatan seksual yang memiliki hubungan dengan para eksekutif bisnis papan atas, politisi, selebriti, dan akademisi, ditemukan tewas di sel penjara di New York pada 2019 saat menunggu persidangan atas kasus perdagangan anak perempuan di bawah umur.
Dalam sebuah podcast tahun lalu, Lutnick menceritakan tentang kepindahannya ke sebelah rumah Epstein pada 2005. Dia menyebutnya sebagai pengalaman yang buruk dan mengaku tidak berhubungan lagi dengannya setelah itu.
Namun, sejumlah catatan menunjukkan rencana Lutnick pada 2012 untuk bertemu Epstein untuk makan siang di Pulau Little Saint James di wilayah Karibia.
“Kami makan siang di pulau itu, itu benar, selama satu jam,” kata Lutnick dalam sidang komite Senat baru-baru ini.
Namun ia menekankan bahwa ia bersama istri, anak-anak, dan pengasuh anaknya.
“Kami sedang berlibur bersama keluarga,” katanya.
Ketika ditanya apakah ia melihat sesuatu yang tidak pantas saat berada di sana, Lutnick menegaskan bahwa selain keluarganya dan pasangan lain yang hadir, ia hanya melihat staf yang bekerja untuk Epstein di pulau itu.
Anggota parlemen dari Partai Republik Thomas Massie mengatakan bahwa Lutnick seharusnya mengundurkan diri. Dia menyinggung pengunduran diri serupa di Inggris.
Angggota parlemen dari Partai Demokrat, Robert Garcia, menuduh bahwa Lutnick telah berbohong tentang hubungannya dengan Epstein.
“Dia mengatakan dia tidak berinteraksi dengan Epstein setelah 2005, namun sekarang kita tahu mereka berbisnis bersama,” kata Garcia.
Dokumen lain yang dirilis menunjukkan bahwa kedua pria tersebut bersama-sama menjadi investor di sebuah perusahaan tak lama setelah pertemuan di pulau itu. Mereka juga tampaknya berkomunikasi melalui asisten dari waktu ke waktu.
Lutnick, sekutu dekat Trump, menjabat sebagai kepala eksekutif perusahaan jasa keuangan Cantor Fitzgerald sebelum menjadi menteri perdagangan AS tahun lalu. (Wahyu Dwi Anggoro)










