Gelar Kegiatan Ramadan, Kedubes Singapura Dorong Kerukunan Antar Umat Beragama
Di bulan suci Ramadan 1446 H, Kedutaan Besar (Kedubes) Singapura di Jakarta berkolaborasi dengan Voice of Istiqlal (VoIst) menyelenggarakan dua acara: buka puasa bersama anak yatim dan pelatihan bahasa Inggris untuk para ulama muda. Rangkaian acara yang diikuti 30 ulama muda laki-laki dan perempuan serta 100 anak yatim binaan Masjid Istiqlal ini diadakan dalam rangka merayakan semangat saling berbagi di bulan suci Ramadan.
Kegiatan ini mencerminkan kedekatan dari Singapura dan Indonesia sebagai negara tetangga. Kegiatan buka bersama anak yatim pada tanggal 18 Maret 2025 ini juga turut dihadiri Menteri Pembangunan Sosial dan Keluarga Singapura Masagos Zulkifli dan Gugun Gumilar, Wakil Direktur Voice of Istiqlal dan Staf Khusus Menteri Agama yang mewakili Bapak Menteri Agama Nasaruddin Umar. Dalam sambutannya, Masagos yang juga menjabat sebagai Menteri Urusan Muslim Singapura menekankan Singapura dan Indonesia adalah negara tetangga yang dekat.
Kedua negara memiliki keyakinan bersama dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama dan senantiasa mendukung perkembangan generasi muda.
Dia berharap di bulan suci Ramadan ini, kita semua dapat mengingat pentingnya memiliki rasa kasih sayang terhadap sesama dan memberikan kembali kepada masyarakat.
Staf Kedutaan Besar Singapura yang terdiri dari warga negara Singapura dan Indonesia mengadakan mini-game bersama para peserta untuk meramaikan suasana.
Para peserta diminta menjawab beberapa pertanyaan trivia mengenai Singapura, yang berhadiah plushie Merlion Singapura yang imut.
Begitu waktu Magrib tiba, semua langsung mulai berbuka puasa bersama-sama. Di acara buka bersama tersebut, setiap anak juga mendapatkan santunan dari Kedutaan Besar Singapura. Pada tanggal 12-13 Maret 2025, Kedutaan Besar Singapura juga mengadakan pelatihan bahasa Inggris dan komunikasi yang diikuti 30 ulama muda.
Pelatihan dengan tema “English Language for Islamic Leadership, Peace and Interfaith Dialogue” ini diadakan dengan tujuan meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan berbahasa Inggris para peserta tentang topik terkait peran mereka sebagai pemimpin agama.
Contohnya, mendorong kepemimpinan komunitas, membangun perdamaian, dan menjembatani komunikasi antar umat beragama. Kedua program ini adalah bentuk kerja sama yang terus berlanjut antara Kedutaan Besar Singapura dengan upaya Masjid Istiqlal dalam memberdayakan masyarakat, membangun pemahaman, dan mendorong kohesi sosial di masyarakat. Duta Besar Republik Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng dalam sambutannya mengatakan, “Singapura, seperti Indonesia, memiliki masyarakat yang beragam dan sangat menghargai kerukunan antar umat beragama.” Imam Besar Masjid Istiqlal dan Menteri Agama Bapak Nasaruddin Umar menyatakan, “Saya ucapakan terima kasih banyak kepada Menteri Agama Singapura dan Dubes Singapura atas kerjasama yang sangat baik ini. Semoga momen ini bisa meningkatkan kerjasama dua negara dan terutama hubungan Agama Islam dan Muslim di Singapura.”
“Kami juga mengundang bapak Menteri Agama Singapura untuk kerjasama mengirimkan ulama ulama terbaik Indonesia ke Singapura dan Singapura ke Indonesia,” papar dia. Di bulan suci Ramadan ini, Kedutaan Besar Singapura mendoakan semoga bulan Ramadan tahun ini penuh berkah dan kedamaian, dan selamat Hari Raya Idul Fitri.

