Jay ENHYPEN Jadi Korban Dugaan Penguntitan, Agensi Tempuh Jalur Hukum

Jay ENHYPEN Jadi Korban Dugaan Penguntitan, Agensi Tempuh Jalur Hukum

Gaya Hidup | sindonews | Rabu, 4 November 2026 - 09:39
share

Agensi ENHYPEN, BELIFT LAB, mengambil tindakan hukum terhadap seseorang yang diduga menguntit Jay. Individu tersebut diketahui berulang kali menghubungi sang idol menggunakan identitas palsu hingga merekam dan menyebarkan percakapan telepon mereka tanpa izin.

Pada 3 November 2026, BELIFT LAB merilis pernyataan resmi mengenai kasus yang melibatkan salah satu anggota ENHYPEN tersebut. Agensi mengungkapkan bahwa tindakan penguntitan itu telah terjadi sejak Juni lalu.

Baca juga: Jennie BLACKPINK Debut Isi OST Film Animasi Netflix Steps Lewat Lagu Someone to Hold

Dikutip dari Soompi, keterangan pelaku awalnya menghubungi nomor pribadi Jay dengan mengaku sebagai pegawai pusat layanan pemasangan internet dan televisi. Individu tersebut bahkan menyebut keluarga Jay untuk meyakinkan sang idol bahwa informasi yang disampaikan benar.

Namun, setelah Jay melakukan konfirmasi langsung kepada keluarganya, diketahui bahwa pengakuan tersebut tidak sesuai dengan kenyataan.Meski tidak mendapat tanggapan, pelaku tetap berulang kali menghubungi Jay. Orang tersebut juga diam-diam merekam percakapan telepon mereka dan menyebarkannya melalui sejumlah platform, seperti KakaoTalk, Instagram, dan X Spaces.

Baca juga: T.O.P Eks BIGBANG Sampaikan Permintaan Maaf usai Fan Site 20 Tahun Tutup Operasi

BELIFT LAB menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap privasi artis. Agensi juga menilai penyebaran rekaman percakapan pribadi dapat menimbulkan risiko lebih besar terhadap keselamatan dan kehidupan pribadi Jay.

Atas kejadian tersebut, BELIFT LAB telah mengajukan pengaduan pidana terhadap pelaku. Agensi juga meminta bantuan tiga operator telekomunikasi terbesar di Korea Selatan untuk mengidentifikasi identitas individu tersebut.

Perusahaan turut menyampaikan apresiasi kepada penggemar yang telah memberikan laporan dan membantu proses pengumpulan bukti. BELIFT LAB meminta penggemar terus melaporkan tindakan yang mengancam hak serta privasi artis melalui laman perlindungan hak artis HYBE.

Agensi menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk penguntitan dan penyebaran informasi pribadi secara ilegal. BELIFT LAB juga memastikan tidak akan memberikan keringanan maupun menempuh penyelesaian melalui kesepakatan dengan pihak yang bertanggung jawab.

Magang/Adelia Aini Intan

Topik Menarik