Tidur Pakai Penutup Mata Bukan Cuma Bikin Nyaman, tapi Juga Bisa Tingkatkan Memori

Tidur Pakai Penutup Mata Bukan Cuma Bikin Nyaman, tapi Juga Bisa Tingkatkan Memori

Gaya Hidup | okezone | Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:05
share

TIDUR malam yang berkualitas kerap menjadi kunci utama untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Namun, tahukah kamu bahwa benda sederhana seperti penutup mata (eye mask) bisa memberikan dampak signifikan bagi kesehatan otak dan daya ingat?

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Adam Prabata, membagikan fakta menarik mengenai kebiasaan tidur menggunakan penutup mata. Ternyata, penutup mata efektif meningkatkan kemampuan memori.

1. Tidur Pakai Penutup Mata

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, dr. Adam mengungkapkan ketertarikannya untuk mencoba membiasakan diri menggunakan penutup mata setelah membaca sebuah penelitian ilmiah.

“Gua jadi mau coba pakai penutup mata saat tidur setelah baca jurnal ini. Menggunakan masker mata untuk menghalangi cahaya saat tidur ternyata bisa bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan memori kita,” ujar dr. Adam Prabata.

dr. Adam menjelaskan bahwa temuan tersebut merujuk pada sebuah riset yang menguji efektivitas penutup mata pada kelompok dewasa. Dalam penelitian tersebut, performa orang yang tidur menggunakan penutup mata dibandingkan dengan mereka yang tidur tanpa penghalang cahaya.

“Jadi ada penelitian pada orang dewasa yang diminta untuk menggunakan eye mask untuk menghalangi cahaya, kemudian dibandingkan dengan yang tidak menggunakan,” jelas dia.

 

2. Berkaitan Erat dengan Kualitas Siklus Tidur

Dari hasil pengujian tersebut, terdapat perbedaan yang cukup nyata pada fungsi kognitif para peserta. Secara medis, mekanisme di balik manfaat ini berkaitan erat dengan kualitas siklus tidur seseorang. Cahaya minim selama tidur memungkinkan otak memasuki fase tidur dalam (deep sleep) tanpa terdistraksi.

“Ternyata hasilnya menunjukkan bahwa kemampuan memori dan psikomotor orang yang menggunakan masker mata itu lebih baik,” lanjut dr. Adam.

“Mekanismenya diduga disebabkan oleh perbedaan gelombang tidur, yang berhubungan dengan kemampuan memori,” pungkas dia.

Topik Menarik