Kru DMS Menangis saat Sara Wijayanto dan Demian Umumkan Perpisahan
Pengumuman perpisahan Sara Wijayanto dan Demian Aditya tak hanya mengejutkan publik, tetapi juga membuat suasana haru di tengah tim Diary Mister Sara (DMS). Sejumlah kru yang selama ini bekerja bersama pasangan tersebut bahkan tak kuasa menahan air mata saat mengetahui rumah tangga keduanya harus berakhir.
Momen emosional itu terlihat dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @sarawijayanto dan @demianaditya pada Jumat (9/10/2026). Dalam video tersebut, para kru awalnya tampak tidak percaya dengan kabar perpisahan Sara dan Demian.
Mereka bahkan sempat mengira pengumuman tersebut hanyalah lelucon atau aksi prank yang sengaja dibuat oleh pasangan itu.
"Ini seriusan nih kalian nih?" sahut salah seorang anggota tim, dikutip dari unggahan tersebut.
Baca Juga : Sara Wijayanto dan Demian Aditya Resmi Berpisah, Tegaskan Tak Ada KDRT dan Orang KetigaNamun, setelah menyadari bahwa kabar itu benar adanya, suasana pun berubah menjadi haru. Beberapa kru terlihat sedih hingga meneteskan air mata, seolah tak menyangka pasangan yang selama ini mereka kenal harus mengakhiri perjalanan rumah tangganya.
"Ngerasa diprank gua," celetuk kru lainnya.
Melihat reaksi para kru, Sara Wijayanto berusaha menenangkan mereka. Perempuan yang dikenal sebagai kreator konten horor itu meminta seluruh tim untuk tidak larut dalam kesedihan.
Sara juga menegaskan bahwa Demian tidak akan menghilang dari kehidupan mereka meski keduanya memutuskan berpisah.
"Jangan nangis, dong! Mas Adit enggak ke mana-mana, Mas Adit ada, kok. Mas Adit enggak pergi kok, ada," tutur Sara.Baca Juga : Sara Wijayanto dan Demian Aditya Resmi Diputus Cerai secara Verstek
Ucapan Sara tersebut menjadi salah satu momen yang menyentuh dalam video. Di tengah keputusan besar yang diambil bersama, keduanya berusaha memberikan pengertian kepada orang-orang yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan mereka.
Demian kemudian menjelaskan bahwa dirinya membutuhkan ruang dan waktu untuk menerima serta memproses situasi yang tengah dihadapi. Ia juga menyinggung alasan sempat absen dari proses syuting DMS selama sekitar satu bulan terakhir.
Menurut Demian, setiap orang memiliki cara dan waktu yang berbeda untuk menghadapi perubahan besar dalam hidupnya.
"Untuk menerima ini semua kan butuh waktu. Tiap orang mempunyai proses berprosesnya dengan cara berbeda-beda," ungkap Demian.
Momen tersebut kemudian ditutup dengan pelukan hangat antara Sara, Demian, dan seluruh personel tim DMS. Pelukan itu memperlihatkan kedekatan emosional yang telah terbangun di antara mereka selama bekerja bersama.
Meski keputusan perpisahan Sara dan Demian menyisakan kesedihan, kebersamaan yang terlihat dalam video tersebut menunjukkan bahwa hubungan mereka dengan tim DMS tetap dilandasi rasa saling menghargai dan kekeluargaan.









