Minuman Hangat, Normal atau Air Es, Mana yang Bikin Gemuk? Ini Jawabannya
JAKARTA, iNews.id - Air putih sering dikonsumsi dalam berbagai suhu, mulai dari hangat, suhu ruang hingga dingin atau air es. Namun, muncul anggapan bahwa air es lebih berisiko menyebabkan kegemukan dibandingkan air hangat atau air dengan suhu normal.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin membantah anggapan tersebut. Dia menegaskan, air putih murni tidak menyebabkan kegemukan, baik dikonsumsi dalam kondisi hangat, suhu ruang maupun dingin.
Secara medis dan gizi, air putih murni tidak memiliki kandungan kalori. Dengan demikian, perbedaan suhu pada air putih tidak membuat minuman tersebut menjadi penyebab penumpukan lemak atau kenaikan berat badan.
"Es ini kan air murni, kalian minum satu galon aja enggak bakal bikin gemuk karena 0 kalori. Adanya juga bikin kembung," kata Budi, dikutip Sabtu (3/10/2026).
Dia mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir mengonsumsi air es hanya karena takut mengalami kegemukan. Air putih dingin tetap memiliki kandungan kalori nol selama tidak ditambahkan gula, sirup atau bahan lain.
"Jangan minum es, nanti gendut! Sering denger enggak? Kayaknya yang bikin mitos itu, dulu sekolah cuma berhenti di gerbang doang deh," ujar Budi.
Menurutnya, persoalan justru muncul ketika minuman dingin tersebut bukan lagi air putih murni, melainkan minuman olahan dengan kandungan gula tambahan.
"Nah, kecuali es yang lain kopi susu, es sirup, es teler, es cendol, dan segala macam es-es yang manis. Itu yang bisa bikin gemuk dan punya risiko diabetes," katanya.
Minuman seperti kopi susu, es sirup, es teler dan es cendol dapat mengandung gula serta kalori tambahan. Jika dikonsumsi berlebihan, asupan kalori tersebut dapat berkontribusi terhadap kenaikan berat badan.
Sebab itu, menurut Budi, bukan suhu minuman yang menjadi penentu seseorang mengalami kegemukan. Kandungan kalori dan gula dalam minuman justru menjadi hal yang perlu diperhatikan.
Budi pun mengajak masyarakat memilih air putih sebagai minuman sehari-hari, baik dalam kondisi hangat, suhu ruang maupun dingin.
"Jadi saya tanya lagi nih: minuman yang paling enak, murah, sehat, apa? Air es. Ah!" ujarnya.







