Ingin Kuliah di Korea Selatan? Ini 6 Beasiswa S1-S3 yang Bisa Jadi Rekomendasi
Korea Selatan menjadi salah satu negara tujuan favorit bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Korea Selatan pun juga menyediakan berbagai program beasiswa bagi mahasiswa internasional.
Beberapa beasiswa bahkan menawarkan pembiayaan kuliah hingga tunjangan biaya hidup. Jenjang yang tersedia pun beragam, mulai dari diploma, S1, S2, hingga S3.
Baca juga: Beasiswa EGYAID 2026 Dibuka, Kuliah Gratis S1 hingga S3 di Mesir
Bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di Korea Selatan, berikut enam beasiswa yang bisa menjadi pilihan lanjut studi yang dikutip dari Instagram @titiknolenglish.
1. KAIST International Student Scholarship
KAIST International Student Scholarship dapat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan jenjang S2 atau S3 di Korea Selatan.Pendaftaran beasiswa ini umumnya berlangsung pada Agustus hingga September. Penerima beasiswa berkesempatan mendapatkan pembebasan biaya kuliah, tunjangan biaya hidup, serta asuransi kesehatan.Salah satu daya tariknya adalah kesempatan untuk kuliah dengan pembiayaan penuh di KAIST tanpa harus memiliki pengalaman kerja. Penerima beasiswa juga tidak diwajibkan untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studi.
2. Global Korea Scholarship Undergraduate Degree – Embassy Track
Global Korea Scholarship (GKS) Undergraduate Degree – Embassy Track menyediakan beasiswa untuk jenjang D3 hingga S1 dengan masa pendaftaran biasanya dibuka pada September.Para penerima beasiswa akan mendapat berbagai manfaat, mulai dari tiket pesawat pulang-pergi, biaya pendidikan, asuransi kesehatan, pelatihan bahasa Korea, hingga tunjangan untuk kebutuhan sehari-hari.
Penerima juga dapat memperoleh dana penelitian, biaya pencetakan tesis, serta tunjangan kedatangan dan kepulangan ke negara asal.
Beasiswa ini juga tidak mewajibkan penerima untuk kembali ke Indonesia. Pelamar juga tidak harus memiliki Letter of Acceptance (LoA) dan akan mendapatkan pelatihan bahasa Korea selama satu tahun.
3. SeoulTech Key Partner Country Scholarship
SeoulTech Key Partner Country Scholarship adalah beasiswa untuk mahasiswa internasional jenjang S1, S2, dan S3.Pendaftaran umumnya dibuka pada Oktober. Beasiswa ini mencakup biaya kuliah dan biaya hidup bagi penerima.Pelamar dapat menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL) dalam proses pendaftaran.
Penerima beasiswa juga tidak diwajibkan untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan.
4. KAIST Scholarship Undergraduate
KAIST juga menyediakan beasiswa untuk mahasiswa internasional jenjang S1 melalui KAIST Scholarship Undergraduate.Pendaftaran biasanya berlangsung pada November hingga Januari. Beasiswa ini mencakup biaya kuliah, tunjangan biaya hidup, serta asuransi kesehatan.
Program tersebut memberikan kesempatan kepada pelajar internasional untuk menempuh pendidikan di KAIST dengan pembiayaan beasiswa.
Selain itu, penerima tidak diwajibkan kembali ke Indonesia setelah lulus.
5. Global Korea Scholarship Graduate Degree – Embassy Track
Beasiswa ini terbuka untuk mahasiswa Indonesia yang ingin kuliah pascasarjana (S2 atau S3) di Negeri Ginseng ini. Pendaftaran program ini umumnya dibuka pada Februari. Cakupan beasiswanya cukup lengkap, meliputi biaya kuliah, tunjangan kedatangan, pelatihan bahasa Korea, biaya hidup, visa, biaya penelitian, tiket pesawat, biaya proficiency, dan asuransi kesehatan.Beasiswa ini tidak mensyaratkan pengalaman kerja. Pelamar juga dapat mendaftar dengan IPK minimum sekitar 2,64 dari skala 4,00.
Selain itu, penerima beasiswa tidak diwajibkan untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studi.
6. Hyundai Motor Chung Mong-Koo Global Scholarship
Terakhir ada Hyundai Motor Chung Mong-Koo Global Scholarship yakni beasiswa untuk jenjang S1, S2, dan S3.Untuk jenjang S1, pendaftaran umumnya berlangsung pada Februari hingga Maret. Sementara itu, jadwal pendaftaran S2 dan S3 dapat berbeda tergantung jurusan yang dipilih.
Beasiswa ini memberikan sejumlah manfaat, termasuk biaya kuliah, tunjangan biaya hidup, tunjangan kedatangan, serta tunjangan kelulusan.
Pelamar tidak diwajibkan memiliki pengalaman kerja. Persyaratan IPK yang disebutkan berada di angka minimum 2,64 dari skala 4,00.
Penerima beasiswa juga tidak diwajibkan kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan.









