Profil Gusti Sura, Kakak Gusti Bhre yang Akan Menikah November 2026

Profil Gusti Sura, Kakak Gusti Bhre yang Akan Menikah November 2026

Gaya Hidup | inews | Senin, 31 Agustus 2026 - 09:55
share

SOLO, iNews.id – Nama Gusti Raden Ajeng (GRAj) Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura mendadak viral. Kakak kandung Penguasa Pura Mangkunegaran, KGPAA Mangkunegara X atau Gusti Bhre, tersebut membawa kabar bahagia setelah rencana pernikahannya pada November 2026 terungkap ke publik.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Gusti Bhre. Ia mengatakan keluarga Pura Mangkunegaran untuk sementara tengah memprioritaskan persiapan pernikahan sang kakak.

Meski tanggal dan detail prosesi pernikahan belum diumumkan, sosok Gusti Sura sebenarnya bukan nama baru dalam berbagai kegiatan budaya Mangkunegaran.

Lantas, seperti apa sosok Gusti Sura? Simak informasi selengkapnya hanya di artikel ini. 

Profil Gusti Sura

Gusti Sura memiliki nama lengkap Gusti Raden Ajeng Ancillasura Marina Sudjiwo. Ia merupakan kakak kandung Gusti Bhre atau KGPAA Mangkunegara X.

Keduanya merupakan anak dari KGPAA Mangkunegara IX dan Gusti Kanjeng Putri (GKP) Mangkunegara IX, Prisca Marina Haryogi Supardi. Pernikahan tersebut dikaruniai dua anak, yakni Gusti Sura dan Gusti Bhre.

Dari garis keluarga tersebut, Gusti Sura juga merupakan bagian dari keluarga besar Mangkunegaran yang memiliki keterkaitan dengan tokoh militer dan diplomat Indonesia. Ibunya, Prisca Marina, merupakan putri Letjen TNI (Purn.) Haryogi Supardi yang pernah menjadi Duta Besar RI untuk Jepang.

Sementara itu, sang ayah, Mangkunegara IX, merupakan penguasa Pura Mangkunegaran sebelum kemudian kedudukannya diteruskan oleh Gusti Bhre sebagai Mangkunegara X.

Aktif di Dunia Kebudayaan Mangkunegaran

Tak hanya dikenal sebagai kakak dari Gusti Bhre, Gusti Sura juga aktif dalam berbagai kegiatan kebudayaan.

Pada 2024, ia dipercaya menjadi maskot Solo International Performing Arts (SIPA) 2024. Pemilihan tersebut bukan tanpa alasan. Gusti Sura dinilai merepresentasikan generasi muda yang tetap memiliki komitmen terhadap pelestarian dan pengembangan budaya Jawa.

Dalam kiprahnya di Mangkunegaran, Gusti Sura juga disebut aktif sebagai Pengageng Kawedanan Panti Budaya Mangkunegaran. Posisi tersebut membuatnya memiliki keterlibatan dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan seni dan kebudayaan.

Saat dipercaya menjadi maskot SIPA 2024, sosok Gusti Sura bahkan digambarkan sebagai representasi generasi muda yang mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya Jawa.

Direktur SIPA 2024, Raden Ayu Irawati Kusumorasri, kala itu menilai Gusti Sura sebagai sosok muda yang mengikuti perkembangan fashion dan pergaulan modern, tetapi tetap konsisten dalam melestarikan budaya Jawa.

Dipercaya Pimpin Ritual 1 Sura

Kiprah Gusti Sura semakin terlihat pada 2026. Ia dipercaya menjadi Ketua Panitia Penyelenggara 1 Sura Be 1960 Mangkunegaran.

Rangkaian 1 Sura tahun ini mengusung tema “Mulih Pulih”, yang dimaknai sebagai perjalanan untuk kembali, melakukan refleksi, sekaligus memulihkan diri.

Gusti Sura menjelaskan bahwa konsep tersebut bukan sekadar tema acara. “Mulih” dimaknai sebagai perjalanan kembali ke Solo dan Pura Mangkunegaran, kembali kepada akar kebudayaan, hingga kembali kepada diri sendiri.

Ia juga menegaskan bahwa peringatan 1 Sura bukan sekadar festival atau tontonan. Bagi Mangkunegaran, rangkaian tersebut merupakan ritual adat yang sakral dan harus diikuti dengan tertib serta penuh penghayatan.

Besarnya tanggung jawab tersebut menunjukkan bahwa Gusti Sura memiliki peran penting dalam berbagai kegiatan budaya yang digelar Pura Mangkunegaran.

Sempat Jadi Sorotan saat Kirab 1 Sura

Nama Gusti Sura juga sempat menjadi perhatian publik pada Juni 2026 ketika muncul kontroversi mengenai seorang peserta kirab malam 1 Sura yang mengenakan kebaya.

Sebagai ketua panitia, Gusti Sura memberikan klarifikasi bahwa pihak Mangkunegaran tidak pernah memberikan izin khusus, dispensasi, maupun perlakuan khusus kepada peserta tersebut.

Ia menegaskan bahwa Mangkunegaran telah menetapkan panduan busana untuk ritual adat 1 Sura.

Di tengah kontroversi tersebut, Gusti Sura tetap mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban dan menghormati nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Kakak Gusti Bhre Segera Menikah

Kini, perhatian publik terhadap Gusti Sura beralih dari kiprahnya di dunia budaya ke kehidupan pribadinya.

Gusti Bhre mengungkap bahwa sang kakak akan melangsungkan pernikahan yang direncanakan pada November 2026.

Namun, hingga kini pihak Pura Mangkunegaran belum mengumumkan tanggal pasti pernikahan maupun detail mengenai calon pasangan Gusti Sura dan rangkaian prosesi adat yang akan digelar.

Gusti Bhre hanya meminta publik menunggu pengumuman resmi dari keluarga Pura Mangkunegaran.

Topik Menarik