Mengenal Hypnic Jerk, Penyebab Tubuh Tiba-Tiba Tersentak atau Kaget saat Tidur

Mengenal Hypnic Jerk, Penyebab Tubuh Tiba-Tiba Tersentak atau Kaget saat Tidur

Gaya Hidup | okezone | Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:05
share

PERNAHKAH kamu merasa tubuh tiba-tiba tersentak ketika hampir tertidur? Kondisi tersebut dikenal sebagai hypnic jerk atau sleep start.

Fenomena ini cukup umum terjadi dan biasanya tidak berbahaya. Hypnic jerk merupakan kontraksi otot yang terjadi secara tidak sadar ketika seseorang beralih dari kondisi terjaga menuju tidur. Sentakannya bisa sangat ringan hingga cukup kuat dan membuat seseorang terbangun.

1. Mengenal Hypnic Jerk

Dilansir dari Medical News Today, hypnic jerk merupakan salah satu bentuk sleep myoclonus. Ini merupakan gerakan otot yang terjadi secara tidak disengaja saat seseorang tertidur atau sedang dalam proses menuju tidur.

Kondisi ini biasanya muncul pada tahap awal tidur. Sebagian orang mungkin tidak menyadarinya, sementara yang lain dapat merasakan tubuh seperti tersentak, terjatuh, atau mengalami sensasi seperti tersengat listrik. Hypnic jerk juga terkadang disertai mimpi atau sensasi seolah-olah sedang jatuh dari tempat tinggi.

2. Penyebab Hypnic Jerk

Hypnic jerk dapat dialami oleh siapa saja, termasuk anak-anak dan orang dewasa. Penelitian yang dipublikasikan pada 2016 memperkirakan sekitar 60–70 persen orang pernah mengalami hypnic jerk. Meski demikian, kondisi ini tidak selalu terjadi setiap kali seseorang tidur.

Penyebab pasti hypnic jerk hingga kini belum diketahui. Namun, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalaminya.

Kelelahan dan kurang tidur menjadi salah satu faktor yang sering dikaitkan dengan kondisi ini. Selain itu, konsumsi stimulan seperti kafein dan nikotin juga dapat membuat tubuh dan otak lebih sulit rileks.

Stres dan kecemasan turut berperan. Ketika pikiran masih aktif menjelang tidur, seseorang bisa menjadi lebih mudah terkejut oleh kontraksi otot yang terjadi secara spontan.

Paparan cahaya dan penggunaan perangkat elektronik menjelang tidur juga dapat membuat seseorang lebih sulit memasuki kondisi rileks, meski belum ada bukti bahwa cahaya biru secara langsung menyebabkan hypnic jerk.

 

3. Apakah Bisa Membuat Terbangun?

Hypnic jerk bisa membuat seseorang terbangun, terutama jika kontraksi otot yang terjadi cukup kuat. Sentakan kecil biasanya tidak membangunkan seseorang. Bahkan, seseorang mungkin tidak sadar bahwa tubuhnya mengalami hypnic jerk.

Sebaliknya, gerakan yang lebih kuat atau sensasi seperti terjatuh dapat membuat seseorang terkejut dan langsung terbangun.

Meski tidak semua hypnic jerk dapat dicegah, beberapa kebiasaan dapat membantu mengurangi frekuensi atau intensitasnya. Pastikan mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas.

Hindari konsumsi kopi, teh, atau minuman berkafein lainnya menjelang malam. Kurangi penggunaan nikotin dan stimulan. Kelola stres dan kecemasan sebelum tidur.

Buat rutinitas sebelum tidur yang menenangkan. Redupkan lampu dan batasi penggunaan ponsel atau perangkat elektronik sebelum tidur. Pastikan kamar tidur tenang, gelap, dan memiliki suhu yang nyaman.

Topik Menarik