Hamil Lagi setelah Keguguran, Dokter Ingatkan 3 Tanda Bahaya Tak Boleh Diabaikan
JAKARTA, iNews.id - Ibu hamil yang memiliki riwayat keguguran perlu lebih waspada terhadap perubahan kondisi tubuh selama menjalani kehamilan berikutnya. Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr Fajar Alam mengingatkan ada sejumlah tanda yang perlu segera dikonsultasikan kepada dokter.
Menurut dr Fajar, riwayat keguguran sebelumnya dapat meningkatkan risiko keguguran pada kehamilan berikutnya. Karena itu, ibu hamil perlu lebih berhati-hati dalam mengatur aktivitas dan memperhatikan kondisi tubuh.
"'Riwayat keguguran, terus olahraga apa yang tepat buat saya?' Jadi kalau ada ibu yang riwayat keguguran sebelumnya, ini menjadi wacana di hamil yang sekarang itu lebih hati-hati. Karena riwayat keguguran sebelumnya itu akan meningkatkan risiko keguguran di hamil berikutnya. Nah, itu suatu fakta data," ujar dr Fajar, dikutip Senin (24/8/2026).
Selain mengurangi aktivitas fisik, ibu hamil dengan riwayat keguguran juga dianjurkan tidak memaksakan diri hingga terlalu lelah. Aktivitas seperti bekerja di kantor dan pekerjaan rumah tangga sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan.
"Terus juga pastikan rutinitas lainnya seperti bekerja di kantor, itu juga buang kalori, itu aktivitas yang menguras tenaga juga itu juga dikurangi atau sebisa mungkin di tempat kerja itu jangan terlalu capek," katanya.
dr Fajar juga meminta ibu hamil tidak menumpuk pekerjaan kantor dengan pekerjaan rumah tangga. Menurut dia, aktivitas yang terlalu berat dapat membuat tubuh kelelahan.
"Nah, kemudian aktivitas rumah tangga, itu jangan didobel dengan pekerjaan kantor. Jadi, itu sama aja kerja dobel. Nah, itu terlalu capek. Sebaiknya pilih salah satu aja," ujarnya.
Tanda Harus Segera ke Dokter
dr Fajar mengingatkan ibu hamil agar tidak mengabaikan perubahan pada tubuh. Terlebih bagi mereka yang memiliki riwayat keguguran dan sedang menjalani kehamilan berikutnya.
"Kemudian kalau sudah mulai muncul kenceng-kenceng 15 menit sekali atau keputihan atau ketubannya rembes, celana dalamnya basah sendiri kayak ngompol, langsung ke dokter cari pertolongan untuk konsultasikan," ucapnya.
Berikut tiga tanda yang perlu segera diperiksakan ke dokter:
1. Perut terasa kencang berulang
Ibu hamil perlu memperhatikan jika perut mulai terasa kencang secara berulang, terutama jika muncul sekitar setiap 15 menit. Kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan dan perlu dikonsultasikan kepada tenaga medis.
2. Mengalami keputihan
Munculnya keputihan selama kehamilan juga perlu diperhatikan, terutama jika disertai perubahan yang tidak biasa. Ibu hamil dapat berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan kondisi tersebut.
3. Cairan ketuban diduga merembes
Cairan yang keluar dari vagina hingga membuat pakaian dalam basah seperti mengompol juga menjadi tanda yang perlu segera mendapatkan pemeriksaan. dr Fajar meminta ibu hamil langsung mencari pertolongan medis jika mengalami kondisi tersebut.
Selain mengenali tanda bahaya, ibu dengan riwayat keguguran juga perlu menyesuaikan aktivitas fisik. dr Fajar sebelumnya menyarankan agar intensitas olahraga diturunkan dan lebih mengarah pada senam hamil.
Lebih peka terhadap perubahan tubuh dan tidak memaksakan aktivitas, ibu hamil dapat lebih cepat mendapatkan pertolongan ketika muncul gejala yang mengkhawatirkan. Pemeriksaan dokter tetap penting untuk menentukan kondisi dan langkah penanganan yang sesuai dengan masing-masing kehamilan.







