Restoran Indonesia Hadir di Samping Savoy, Hotel Legendaris di Jantung Kota London
Destinasi kuliner khas Indonesia di pusat kota London kini bertambah dengan dibukanya restoran bercorak Asia, Moonlight. Yang membuat istimewa tidak hanya menu yang disajikan, tetapi juga lokasinya, yang tepat berada di area Strand, di sebelah Savoy, salah satu hotel legendaris di Central London.
Savoy berdiri sejak 1889 dan dikenal sebagai hotel mewah dan modern pertama di London. Tak heran, Savoy menjadi langganan artis-artis papan atas Hollywood. Lokasinya di distrik teater West End membuatnya semakin menawan.
Pendiri Moonlight, Teja Sukmana, mengatakan dirinya memang sengaja mencari lokasi premium untuk menawarkan kuliner ala Indonesia dan Asia di London.
Baca Juga : Indonesia Masuk 10 Besar Destinasi Kuliner Terbaik Dunia Versi TTW 2026
“Jangan tanggung-tanggung … kalau ingin dikenal, ya harus berani. Makanya kami memilih area yang ramai di Strand. Di sini ada lokasi wisata Covent Garden, Trafalgar Square, dan teater. Juga tak jauh dari perguruan tinggi seperti London School of Economics dan King’s College London,” ungkap Teja.“Intinya, kami ingin memperkenalkan kuliner Indonesia di etalase dunia di London. Kami beruntung mendapatkan properti berukuran cukup besar, sehingga para tamu dapat menikmati hidangan khas Indonesia dengan nyaman. Tamu bisa memilih lantai dasar atau lantai satu. Bahkan, jika ingin suasana yang lebih privat, kami menyediakan ruangan khusus di basement,” imbuh Teja.
Moonlight menawarkan menu seperti nasi goreng, mi goreng, sate ayam, gado-gado, rendang, gulai ayam, sambal balado, dan ayam taliwang. Ditawarkan juga menu khas Malaysia, Thailand, dan Jepang.
Teja mengatakan bahwa Moonlight didirikan bersama beberapa diaspora muda Indonesia yang memiliki pengalaman di bidang bisnis hospitality dan pemasaran digital. Moonlight Savoy London adalah restorannya yang ketiga. Sebelumnya, Teja dan beberapa rekan mendirikan Moonlight dan Bali di Brighton, Inggris Selatan.
Baca Juga : Sate Kambing Indonesia Masuk 4 Besar Hidangan Terenak Dunia Versi Taste Atlas
Duta Besar RI di London, Desra Percaya, menyambut baik kehadiran Moonlight, yang menambah panjang daftar restoran Indonesia di Inggris.“Ini merupakan bagian dari diplomasi budaya yang sangat penting untuk memperkenalkan identitas bangsa melalui cita rasa, keramahan, dan budaya Indonesia," kata Desra. Ia berharap Moonlight dapat mempererat hubungan antara Indonesia dan Inggris melalui sektor kuliner.
Mahasiswa Indonesia di Inggris, Muhammad Fachrul Hudallah, mengatakan bahwa ia senang dengan kehadiran restoran Moonlight di London. “Sekarang ada tempat baru untuk menyambung silaturahim dan menikmati menu Indonesia di London,” kata Fachrul yang juga menjabat sebagai ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI). Fachrul dan sejumlah mahasiswa Indonesia hadir saat soft opening Moonlight.
Fachrul mengatakan bahwa diperlukan lebih banyak restoran Indonesia di Inggris untuk mempopulerkan cita rasa Nusantara. “Di Eropa, kita relatif lebih mudah menemukan restoran Thailand, Vietnam, Jepang, atau Malaysia. Sudah saatnya restoran Indonesia mengglobal,” imbuh Fachrul.
Di London, sudah ada beberapa restoran Indonesia, di antaranya Bali-Bali, Toba, Le Nusa, Triple Hot Spicy, Madura Kitchen, Kelapa Gading, dan Warung Nusantara. Salah satu pemilih Warung Nusantara, Afrahul Fadilah, mengatakan kehadiran Moonlight akan menyenangkan para pencinta kuliner Indonesia di London secara khusus dan di Inggris secara umum.
“Pilihan kuliner Indonesia akan semakin beragam. Kalau pas di dekat Strand atau Covent Garden, bisa ke Moonlight, tapi jika sedang berada di area Tottenham Court Road atau di Oxford Circus bisa mampir ke Warung Nusantara. Semakin banyak, semakin baik,” kata Fadilah.










