Dikira Bikin Perkasa, Dokter Ungkap Torpedo Kambing Tinggi Lemak Jenuh
JAKARTA, iNews.id - Torpedo kambing selama ini dipercaya sebagian masyarakat sebagai makanan yang bisa meningkatkan gairah seksual dan membuat pria semakin perkasa. Namun, anggapan tersebut ternyata belum memiliki bukti ilmiah yang cukup.
Dokter Spesialis Andrologi sekaligus influencer kesehatan, dr Jefry Tribowo, mengatakan torpedo kambing justru memiliki kandungan lemak jenuh yang perlu diperhatikan. Konsumsi makanan dengan kandungan lemak jenuh tinggi secara berlebihan dinilai kurang baik bagi kesehatan tubuh, termasuk pembuluh darah.
“Jawabannya adalah itu mitos. Gini, kenapa? Torpedo kambing itu memang sering populer, disebutnya katanya afrodisiak bisa meningkatkan gairah. Masalahnya adalah gini, torpedo kambing tuh tinggi kandungan lemak jenuh,” kata dr Jefry, dikutip Jumat (14/8/2026).
Menurut dr. Jefry, kesehatan aliran darah memiliki peran penting terhadap fungsi ereksi pria. Ketika kesehatan pembuluh darah terganggu, kondisi tersebut justru dapat meningkatkan risiko gangguan ereksi.
Digelar Hari Ini, Ruben Onsu Siap Hadapi Sarwendah di Sidang Perdana Gugatan Hak Asuh Anak
“Lemak jenuh yang terlalu tinggi di tubuh kita, itu sifatnya racun. Nggak bagus juga untuk kesehatan aliran darah dan itu bisa meningkatkan risiko gangguan ereksi,” kata dr. Jefry.
Karena itu, anggapan mengonsumsi torpedo kambing bisa membuat pria langsung bergairah atau mendapatkan ereksi lebih kuat tidak bisa dijadikan patokan medis. Efek yang dirasakan seseorang setelah menyantap makanan tersebut juga belum tentu menunjukkan adanya peningkatan fungsi seksual.
“Ya sudah ada (buktinya). Makanan-makanan yang tinggi lemak jenuh gitu itu nggak bagus untuk kesehatan pria. Jadi nggak benar kalau misalnya kita makan torpedo kambing auto bergairah, ereksi bagus sih belum tentu,” kata dr Jefry.
Lantas, mengapa torpedo kambing begitu populer sebagai makanan yang dipercaya bisa meningkatkan gairah seksual? Menurut dr. Jefry, salah satu faktor yang dapat memengaruhi anggapan tersebut adalah sugesti.
“Biasanya tuh faktor sugesti salah satunya. Karena dia mempercayai itu. Yang kedua kadang juga kalau kita makanannya itu hangat tuh bikin tubuh kita jadi lebih hangat, itu juga bikin mungkin jadi lebih bersemangat itu bisa aja. Faktor sugesti, salah satunya,” kata dr Jefry.
Sensasi tubuh yang terasa lebih hangat setelah menyantap makanan tidak otomatis berarti terjadi peningkatan fungsi seksual. Gairah dan kemampuan ereksi pria dipengaruhi banyak faktor, mulai dari kondisi pembuluh darah, kesehatan secara keseluruhan, faktor psikologis, hingga pola hidup.
dr Jefry pun mengingatkan agar masyarakat tidak menjadikan torpedo kambing sebagai makanan yang dikonsumsi rutin demi meningkatkan stamina atau performa seksual.
“Tapi sebetulnya sih kalau aku ya nggak bagus untuk dimakan rutin juga, hati-hati. Itu,” kata dr Jefry.
Demikian, anggapan torpedo kambing bisa membuat pria semakin perkasa masih sebatas mitos yang belum memiliki dasar ilmiah kuat. Konsumsi makanan secara bijak dan menjaga kesehatan pembuluh darah justru lebih penting untuk mendukung kesehatan seksual pria.









