Vision+ Luncurkan Original Series Mu Chef in Crime, Angkat Genre Kuliner dan Investigasi Kriminal
JAKARTA, iNsws.id — Vision+ meluncurkan serial original terbarunya “My Chef in Crime” di Lippo Mall Nusantara, Jakarta, Rabu (5/8/2026). Serial ini mengusung genre unik yang memadukan dunia kuliner dengan investigasi kriminal, menjadikannya sebagai serial culinary crime thriller pertama di industri hiburan Indonesia.
Dalam My Chef in Crime, dapur tak lagi sekadar menjadi tempat mengolah masakan, melainkan sarana utama dalam memecahkan misteri pembunuhan. Setiap teknik memasak, pemilihan bahan makanan, hingga cita rasa hidangan difungsikan layaknya bukti forensik yang mengarahkan karakter utama menuju tabir kebenaran.
Disutradarai oleh Sondang Pratama, serial sebanyak delapan episode dengan durasi rata-rata 35 menit ini berfokus pada kisah Rama (diperankan oleh Roy Sungkono), seorang chef berbakat yang mendadak dituduh sebagai tersangka utama atas kematian rival lamanya. Demi membersihkan nama baiknya, Rama memanfaatkan keahlian kulinernya untuk mengurai petunjuk kasus.
Aksi investigasi tak biasa ini lantas menarik perhatian Vita (Sintya Marisca), seorang detektif yang juga merupakan mantan kekasih Rama. Berdua, mereka membongkar petunjuk teka-teki yang tersembunyi di balik olahan bumbu dan masakan, yang berujung pada konspirasi besar melibatkan penyelundupan rempah ilegal, perdagangan manusia, hingga rahasia kelam keluarga. Serial ini turut diramaikan oleh jajaran pemeran berbakat seperti Sarah Felicia, Jeremie Tobing, Ajeng Fauziiah, hingga aktris senior Sarah Sechan.
CEO V+Short sekaligus Executive Producer serial My Chef in Crime, Clarissa Tanoesoedibjo mengungkapkan, konsep unik ini lahir dari kerja sama strategis dengan CreAsia Studio, anak perusahaan dari raksasa hiburan global Banijay Entertainment—pemegang lisensi IP ternama dunia seperti MasterChef, Peaky Blinders, hingga Black Mirror.
"Secara tema besar memang cerita ini berputar dalam kuliner dan juga cara memasak yang menjadi kunci untuk menyelidiki sebuah kasus kriminal. Ini sebenarnya ada kerja sama kami dengan CreAsia Studio, anak perusahaan dari Banijay Entertainment. Mereka memang ahli-ahlinya untuk konten franchise," ujar Clarissa dalam konferensi pers peluncuran di Lippo Mall Nusantara, Jakarta.
Dia mengungkapkan, proyek My Chef in Crime diadaptasi dari franchise asal Thailand. Namun, meski tim produksi Thailand memulainya lebih awal, serial versi Indonesia berhasil menuntaskan proses produksi dan tayang perdana di dunia (world premiere).
"My Chef in Crime ini sebenarnya sudah diadaptasikan dari franchise Thailand. Tapi, yang produksi Thailand itu belum jalan sebenarnya sampai hari ini. Mereka sudah produksi, tapi belum airing. Jadi, kami bisa menjadi tim yang pertama dan negara yang pertama untuk rilis perdana," katanya.
Diwawancarai usai peluncuran, Clarissa menjelaskan alasan di balik keputusan memberikan lampu hijau (greenlight) pada proyek ini, Clarissa menyebutkan bahwa pihak OTT (Over The Top) atau penyedia layanan streaming belum pernah melihat adanya perpaduan antara investigasi kriminal dan kuliner dalam industri serial lokal.
"Konsepnya memang sangat unik. Makanya itu kita juga memutuskan untuk greenlight project tersebut karena kita belum melihat sebelumnya ada OTT yang mengangkat cerita kuliner dan juga investigasi. Script-nya sudah dimatangkan oleh tim Thailand dan kita beradaptasi lagi untuk versi Indonesianya," ujar Clarissa.
Melalui kemitraan IP global ini, dia berharap karya sineas Indonesia tidak hanya menghibur penonton domestik, tetapi juga mampu dilirik pasar internasional serta menjadi referensi adaptasi di negara-negara lain.
"Kami melihat ini menjadi potensi untuk bisa menjadi semacam promosi ke depannya, bukan hanya di Indonesia tapi seluruh dunia. Karena kalau franchise itu memang mainnya di seluruh dunia. Jadi, kita berharap negara-negara lain bisa melirik dan melihat bahwa konsepnya lumayan menarik dan sangat bagus eksekusinya, sehingga bisa diterapkan di negara-negara lain juga," katanya.
Sebagai informasi, serial original My Chef in Crime siap menyapa para penonton dan pecinta misteri di platform Vision+ mulai 14 Agustus 2026 mendatang.










