7 Mahasiswa Magister Teknik Industri ITATS Lulus 1,5 Tahun, Hasilkan Riset untuk Industri

7 Mahasiswa Magister Teknik Industri ITATS Lulus 1,5 Tahun, Hasilkan Riset untuk Industri

Gaya Hidup | sindonews | Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:42
share

Sebanyak tujuh mahasiswa Program Magister Teknik Industri Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS) berhasil menyelesaikan pendidikan magister dalam waktu 1,5 tahun atau tiga semester dengan hasil yang memuaskan.

Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa pendidikan pascasarjana dapat ditempuh secara optimal oleh mahasiswa yang berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari akademisi, profesional industri, Project Management Professional (PMP), hingga anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Baca juga: Gandeng 10 Kampus Terbaik, 1.476 Patriot Muda Dikirim ke 53 Kawasan Transmigrasi

Selain lulus tepat waktu, seluruh mahasiswa juga berhasil memenuhi persyaratan akademik berupa publikasi ilmiah sebagai bagian dari penyelesaian studi.

Berbagai penelitian yang dihasilkan diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus menjadi solusi bagi berbagai tantangan yang dihadapi dunia industri, konstruksi, pemerintahan, dan organisasi.Topik penelitian yang diangkat mencakup manajemen proyek konstruksi dan pembangunan gedung, manajemen risiko, peningkatan produktivitas industri, sistem manufaktur, optimasi rantai pasok (supply chain), transformasi digital, sustainability, hingga sistem pendukung pengambilan keputusan.

Baca juga: Dosen MNC University Inisiasi Jakarta International Performing Arts Festival 2026, Hidupkan Ruang Kota Melalui Seni Pertunjukan

Seluruh penelitian disusun berdasarkan permasalahan nyata sehingga memiliki potensi untuk diterapkan secara langsung di berbagai sektor.

Ketua Angkatan Magister Teknik Industri ITATS, Suksmanantyo, mengatakan bahwa keberhasilan menyelesaikan studi dalam waktu tiga semester merupakan hasil komitmen, disiplin, dan semangat belajar seluruh mahasiswa di tengah kesibukan menjalankan profesi masing-masing.

"Kami berasal dari latar belakang yang berbeda, mulai dari akademisi, praktisi industri, Project Management Professional, hingga anggota TNI. Perbedaan pengalaman tersebut justru memperkaya proses pembelajaran karena setiap mahasiswa dapat saling berbagi pengalaman dan sudut pandang dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang dibahas selama perkuliahan maupun penelitian," ujarnya.Salah satu lulusan Program Magister Teknik Industri ITATS, Firman Amir, menambahkan bahwa seluruh penelitian yang dihasilkan tidak hanya disusun untuk memenuhi persyaratan akademik, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi dunia kerja.

"Sebagian besar penelitian kami berangkat dari permasalahan yang dihadapi di lingkungan kerja masing-masing. Karena itu, kami berharap hasil penelitian tersebut dapat diimplementasikan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, pengelolaan proyek, manajemen risiko, serta mendukung pengambilan keputusan di berbagai sektor. Kami juga berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi para profesional lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi melalui pendidikan magister," kata Amir.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara dunia akademik dan dunia profesional mampu menghasilkan penelitian yang aplikatif serta relevan dengan kebutuhan industri. Pengalaman praktis yang dimiliki para mahasiswa menjadi nilai tambah dalam menghasilkan solusi yang inovatif dan berdampak nyata.

Adapun tujuh lulusan Program Magister Teknik Industri ITATS yang berhasil menyelesaikan studi dalam waktu 1,5 tahun tersebut adalah:

1. Ahmad Adrian Hanafiyah – Profesional Industri2. Firman Amir – Project Management Professional

3. Suksmanantyo – Profesional Industri

4. Mardiansyah – Akademisi

5. Brian Wahyudi – Anggota TNI

6. Ivana Maretha Siregar – Profesional7. Hery Setia Wardana – Profesional Industri.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para profesional dari berbagai bidang untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan tinggi.

Dengan penelitian yang aplikatif dan publikasi ilmiah sebagai bagian dari persyaratan kelulusan, para lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan industri, pembangunan nasional, dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Topik Menarik