Alyssa Soebandono Ternyata Idap Skoliosis Parah, Diam-Diam Berjuang 20 Tahun Lamanya
JAKARTA, iNews.id - Kabar mengejutkan datang dari artis Alyssa Soebandono. Selama ini terlihat tetap aktif berkarier dan mengurus keluarga, istri Dude Harlino tersebut ternyata diam-diam berjuang melawan skoliosis.
Bukan baru-baru ini Alyssa Soebandono didiagnosis skoliosis, melainkan sudah hampir dua dekade alias 20 tahun, hingga akhirnya harus menjalani operasi besar pada 2026.
Pengakuan tersebut disampaikan langsung oleh Alyssa melalui akun Threads pribadinya. Aktris yang akrab disapa Icha itu mengungkapkan bahwa operasi skoliosis yang dijalaninya telah dilakukan sekitar tiga minggu lalu. Kini, kondisinya terus membaik dan sedang memasuki masa pemulihan.
"Alhamdulillah, sedang dalam masa pemulihan pasca operasi skoliosis 3 minggu yang lalu," tulis Alyssa, dikutip pada Kamis (30/7/2026).
Tak banyak yang tahu, Alyssa pertama kali didiagnosis mengidap skoliosis pada 2006. Saat itu, hasil pemeriksaan menunjukkan tulang belakangnya membentuk pola S-Curve dengan tingkat kelengkungan yang sudah tergolong berat.
"Banyak keluhan dan bukan tanpa usaha sebelumnya. Aku didiagnosa tahun 2006 (S curve) dan secara derajat sudah kategori severe (parah)," ungkapnya.
Selama hampir 20 tahun, Alyssa berusaha menghindari tindakan operasi dengan menjalani berbagai metode penanganan. Di tengah kesibukannya bersekolah dan syuting, dia tetap disiplin menggunakan SpineCor brace selama tiga tahun.
Tak hanya itu, ibu tiga anak tersebut juga rutin berenang, menjalani pilates sejak 2008 hingga 2026, serta melakukan fisioterapi demi menjaga kondisi tulang belakangnya.
"Sudah coba pakai SpineCor brace (sambil sekolah dan shooting) selama 3 tahun, berenang, pilates dari tahun 2008-2026, dan fisioterapi," tuturnya.
Sayangnya, seluruh upaya tersebut belum mampu menghentikan perkembangan skoliosis yang dideritanya. Alyssa mengungkapkan bahwa tulang belakangnya memiliki tiga kurva dengan tingkat kelengkungan mencapai 50 derajat, sehingga dokter menyarankan tindakan operasi.
"Aku ada 3 kurva dan dioperasi saat 50 derajat. QadarAllah, dengan segala pertimbangan penuh, di tahun 2026 ini aku ikuti saran dokter untuk dioperasi," jelasnya.
Kini, Alyssa fokus menjalani proses pemulihan. Untuk mengembalikan kekuatan tubuhnya setelah operasi, dia menjalani fisioterapi secara rutin sebanyak dua kali dalam seminggu sesuai anjuran dokter.
"Saat ini lagi rutin fisioterapi 2 kali seminggu sesuai anjuran dokter," katanya.
Di akhir unggahannya, Alyssa juga memberikan semangat kepada para pejuang skoliosis agar tetap menjaga kesehatan sambil menjalani pengobatan. Dia mengingatkan pentingnya latihan pernapasan, mengonsumsi zinc dan vitamin D, serta membiasakan berjalan kaki sedikitnya 30 menit setiap hari.
"Sambil menunggu (operasi), jangan lupa latihan napas, minum Zinc dan Vit. D, yah. Juga kalau bisa jalan kaki minimal 30 menit setiap hari," pungkasnya.









