Cara Mengatasi Morning Sickness agar Ibu Hamil Tetap Terpenuhi Nutrisinya
Rasa mual, muntah, hingga tubuh terasa lemas kerap menjadi keluhan utama bagi banyak perempuan yang tengah menjalani fase awal kehamilan. Kondisi yang umum dikenal sebagai morning sickness ini kerap memicu rasa cemas, terutama terkait kecukupan asupan nutrisi bagi janin akibat sulit makan.
Dokter Spesialis Kebidanan, dr. Febryan Nicolas Kengsiswoyo dalam unggahan video di akun instagramnya mengatakan, keluhan mual dan muntah pada trimester pertama sebenarnya merupakan hal yang wajar. Kendati demikian, kondisi tersebut tetap membutuhkan perhatian agar tubuh ibu tidak terlalu lemah dan janin tetap mendapatkan nutrisi optimal.
Baca Juga : 5 Buah Terbaik untuk Ibu Hamil: Kaya Nutrisi, Baik untuk Kesehatan Ibu dan Janin
"Smart Moms banyak banget yang ngalamin ya, apalagi di trimester awal. Sebenarnya wajar kok, tapi memang harus diperhatikan. Nah, salah satu caranya makan dengan porsi kecil tapi sering, terus bisa ditambah asupan yang tinggi protein sama vitamin B6, seperti telur, ayam, atau pisang," kata dr. Nico, dikutip Kamis (23/7/2026).
Selain penyesuaian pola makan harian, ia juga menyarankan agar ibu hamil mempertimbangkan asupan pelengkap untuk membantu mengurangi gejala sekaligus menjaga keseimbangan nutrisi harian."Smart Moms juga bisa bantu lengkapi kebutuhan nutrisi harian dengan susu hamil yang memang dirancang dengan nutrisi yang spesifik. Proteinnya lengkap, vitamin B6-nya juga ada, jadi bisa bantu redain mual sekaligus penuhi nutrisi harian selama hamil,” ucap dia.
Baca Juga : Ingin Persalinan Normal Lancar? Ini 5 Tips yang Wajib Dilakukan Ibu Hamil
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa hal tersebut hanyalah sebagai makan pelengkap bukan pengganti makanan utama. Para calon ibu juga disarankan agar tetap memperhatikan asupan nutrisi bagi dirinya dan janin yang ada di dalam perutnya.
“Tapi ingat ya, ini sifatnya pelengkap, bukan pengganti makanan utama. Jadi jangan khawatir ya, yang penting nutrisinya tetap diperhatikan biar mual berkurang, nutrisi untuk si kecil juga tetap," pungkas dia.










