Kenapa Bisa 'Cepirit' saat Hyrox? Dokter Ungkap Penyebabnya!
JAKARTA - Olahraga Hyrox kian digemari oleh para pegiat aktivitas fisik. Baru-baru ini kompetisi Hyrox digelar di Jakarta dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Antusiasme peserta sangat tinggi dalam mengikuti kompetisi olahraga dengan intens tinggi ini.
Dari olahraga ini muncul fenomena buang air besar (BAB) mendadak saat sedang melakukan salah satu gerakan Hyrox. Dokter dan influencer kesehatan Adam Prabata lewat akun X nya merespons fenomena ini. Menurutnya, kondisi ini disebut exercise-associated gastrointestinal symptoms.
“Kejadian ini gak dialamin oleh semua orang, tapi angka kejadiannya meningkat pada olahraga dengan intensitas tinggi,” tulisnya.
Dokter Adam mengatakan, ada beberapa mekanisme yang mendasari fenomena "cepirit" ini antara lain:
1. Penurunan Aliran Darah ke Usus
Setting Spray vs Setting Powder, Mana yang Lebih Ampuh Bikin Makeup Tahan Lama dan Tak Geser?
Dokter Adam mengungkapkan, saat olahraga intensitas tinggi, darah dialihkan secara prioritas ke otot yang bekerja, sehingga aliran darah ke saluran pencernaan bisa turun hingga 80 persen. “Akibatnya bisa terjadi kerusakan sel epitel usus dan peningkatan permeabilitas usus, yang berujung pada konsistensi feses yang lebih cair,” ungkapnya.
2. Faktor Mekanik
Saat Hyrox, lanjutnya, banyak gerakan yang meningkatkan tekanan pada perut, sehingga pergerakan dan fungsi usus berisiko terganggu. Selain itu, latihan beban sendiri diketahui berhubungan dengan peningkatan gejala pencernaan.
3. Perubahan pada Sistem Saraf
Olahraga intens memicu pelepasan hormon stres yang dapat mengganggu proses pencernaan. “Selain itu kondisi stres kompetisi dan kecemasan yang muncul sebelum dan saat pertandingan juga dapat memengaruhi usus melalui brain-gut axis,” kata dr. Adam.









