9 Olahan Mie dari Berbagai Daerah di Indonesia yang Menggugah Selera

9 Olahan Mie dari Berbagai Daerah di Indonesia yang Menggugah Selera

Gaya Hidup | okezone | Selasa, 30 Juni 2026 - 08:05
share

JAKARTA - Bagi sebagian orang, mie merupakan alternatif karbohidrat pengganti nasi. Mie juga sudah jadi comfort food di hati sebagian orang. 

Apalagi, Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa, termasuk dalam olahan mie. Hampir setiap daerah memiliki sajian mie dengan bahan, bumbu, dan cara penyajian yang unik.

Nah, berikut adalah ragam olahan mie dari berbagai daerah di Indonesia:

1. Mie Aceh (Aceh)

Menggunakan mie kuning tebal yang dimasak dengan bumbu rempah kari yang sangat kuat dan pedas. Biasanya disajikan dalam tiga pilihan: goreng kering, tumis (nyemek/sedikit kuah), atau kuah, dengan tambahan irisan daging sapi, kambing, atau makanan laut.

2. Mie Gomak (Sumatra Utara)

Kerap dijuluki sebagai "spageti Batak". Mie ini menggunakan mie lidi yang ukurannya cukup besar dan direbus. Ciri khas utamanya adalah penggunaan bumbu andaliman yang memberikan sensasi pedas dan getir di lidah.

3. Mie Celor (Palembang, Sumatra Selatan)

Terdiri dari mie berukuran besar (mirip udon) yang disiram dengan kuah kental perpaduan dari santan dan kaldu udang segar. Biasanya disajikan bersama telur rebus, tauge, dan kucai.

4. Mie Kocok (Bandung, Jawa Barat)

Menggunakan mie kuning gepeng yang disajikan dalam kuah kaldu sapi bening berselera ringan namun gurih. Isian wajibnya adalah potongan kikil sapi yang empuk, tauge, bakso, dan taburan daun seledri.

5. Bakmi Jawa (Yogyakarta dan Jawa Tengah)

Olahan mie kuning dan bihun yang secara tradisional dimasak satu per satu menggunakan anglo (tungku tanah liat) dan arang. Bumbunya menggunakan kemiri, kaldu ayam kampung, dan sering kali dicampur dengan telur bebek mentah yang diaduk saat proses memasak.

6. Mie Ongklok (Wonosobo, Jawa Tengah)

Mie ongklok. (Foto: dok Pinterest)

Mie kuning dan kol yang direbus (di-ongklok) lalu disiram dengan kuah kental berbahan dasar pati singkong, gula merah, dan ebi. Hidangan ini wajib dinikmati bersama sate sapi dan tempe kemul.

7. Mie Kepiting (Pontianak, Kalimantan Barat)

Bakmi khas Pontianak yang disajikan dengan topping melimpah, di mana bintang utamanya adalah capit atau daging kepiting rebus, ditemani bakso ikan, kekian, dan irisan daging ayam.

8. Mie Titi (Makassar, Sulawesi Selatan)

Sekilas mirip dengan ifumie. Mie kuning berukuran kecil digoreng hingga garing dan renyah, kemudian disiram dengan kuah kental berisi sayuran hijau, irisan ayam, bakso, dan aneka seafood.

9. Mie Koba (Bangka)

Mie kuning khas Kabupaten Bangka Tengah yang keistimewaannya terletak pada kuahnya. Kuahnya terbuat dari kaldu ikan tenggiri yang direbus lama, menghasilkan cita rasa kaldu laut yang manis, gurih, dan sedikit kental. Bisa ditambahkan perasan jeruk kunci untuk sensasi segar.

Topik Menarik