Ini yang Terjadi pada Tubuhmu Kalau Kekurangan VItamin D!
JAKARTA - Pernahkah kamu sering merasa lelah sepanjang hari dan mudah ngantuk meskipun tidur cukup? Awas jangan dianggap sepele, bisa jadi kamu kekurangan vitamin D.
Dokter spesialis andrologi sekaligus influencer kesehatan Jefry Tribowo dalam unggahan videonya mengatakan, kekurangan vitamin D bisa berdampak langsung pada tingkat energi seseorang. Hal ini sering ditandai dengan gejala fisik seperti rasa lelah yang berkepanjangan dan tubuh yang terasa tidak bugar.
"Banyak orang Indonesia yang kekurangan kadar vitamin D. Ada banyak studi ya yang menunjukkan hal ini. Saya pribadi pun selalu rutin mengecek pada pasien-pasien yang datang terkait kadar vitamin D-nya. Ditemukan banyak pria yang kadar vitamin D-nya ini rendah," kata dr. Jefry, dikutip Sabtu (27/6/2026).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa vitamin D bekerja sebagai pengatur sistem otot dan tulang. Ketika kadar nutrisi ini tidak tercukupi, tubuh akan mengirimkan sinyal berupa keluhan fisik yang kerap dianggap sepele.
"Vitamin D ini ketika dia rendah, dia akan mengalami permasalahan di tubuh. Salah satunya adalah gampang capek, lelah, dan mudah ngantukan. Karena vitamin D ini memiliki peranan yang sangat penting sekali di tubuh kita. Antara lain membantu untuk mengatur sistem otot dan juga tulang kita. Pada orang-orang yang kekurangan vitamin D, sering ngerasain badannya itu gampang capek, pegel-pegel," ucapnya.
Selain masalah tulang dan otot, kekurangan vitamin D juga berdampak pada sistem pertahanan tubuh dan pola istirahat. Menurutnya, vitamin D berperan vital dalam menjaga fungsi energi dan imunitas. Jika kadarnya rendah, sistem imun tubuh menjadi lebih rentan terhadap penyakit.
"Vitamin D ini ternyata memiliki peran juga untuk fungsi energi dan juga imunitas tubuh kita. Nah, kalau dia memiliki peran di sana, otomatis kalau kadarnya ini rendah itu yang akan mengakibatkan imun kita gampang sakit dan juga kita mudah lelah," kata dr. Jefry.
Masalah lain yang sering muncul adalah gangguan kualitas tidur. Banyak pasien yang merasa telah tidur dalam durasi yang cukup, namun tetap merasakan kelelahan saat bangun. Hal ini, dinilai dr. Jefry berkaitan erat dengan defisiensi vitamin D.
"Paling penting, vitamin D itu juga berhubungan dengan kualitas tidur. Pada orang-orang yang kekurangan vitamin D, dia akan ngerasain tidurnya itu nggak mudah nyenyak. Udah tidur cukup kok masih capek," tuturnya.









