ADOR Turunkan Gugatan terhadap Danielle dan Min Hee-jin dari Rp510 Miliar Jadi Rp390 Miliar

ADOR Turunkan Gugatan terhadap Danielle dan Min Hee-jin dari Rp510 Miliar Jadi Rp390 Miliar

Gaya Hidup | sindonews | Jum'at, 5 Juni 2026 - 11:42
share

Label ADOR kembali melakukan penyesuaian dalam gugatan hukum yang diajukan terhadap mantan anggota NewJeans, Danielle, serta mantan CEO ADOR, Min Hee-jin. Kali ini, perusahaan menurunkan nilai tuntutan ganti rugi dari semula 43,1 miliar won Korea Selatan (sekitar Rp510 miliar) menjadi 33,09 miliar won atau sekitar Rp390 miliar.

Dalam pernyataannya pada 5 Juni, ADOR menjelaskan bahwa perubahan nilai gugatan dilakukan setelah tim kuasa hukum baru melakukan peninjauan ulang terhadap kasus tersebut.

"Perwakilan hukum baru telah ditunjuk dan setelah mempelajari kasus ini, mereka menyusun kembali isi gugatan. Karena itu, terdapat sejumlah penyesuaian, termasuk pada nilai tuntutan yang diajukan. Kami akan terus memperkuat argumentasi dan bukti selama proses hukum berlangsung," ujar perwakilan ADOR.

Baca Juga : Danielle Diam-diam Donasi di Tengah Gugatan Rp500 Miliar dari ADOR

Perubahan ini terjadi setelah adanya pergantian tim hukum perusahaan. Pada April lalu, lima pengacara dari firma hukum ternama Korea Selatan, Kim & Chang, yang sebelumnya menangani kasus tersebut dilaporkan mengundurkan diri dari tim kuasa hukum ADOR.Sidang perdana gugatan terhadap Danielle dan Min Hee-jin sendiri telah digelar pada 14 Mei lalu. Dalam persidangan tersebut, tim kuasa hukum Danielle menuding ADOR sengaja memperpanjang proses hukum yang sedang berjalan.

Mereka menilai langkah tersebut berpotensi menghambat karier sang idol di masa-masa pentingnya sebagai seorang artis.

"Penggugat tampaknya berniat mempertahankan kasus ini dalam waktu yang lama tanpa memedulikan hasil akhirnya, sehingga Danielle harus menghabiskan tahun-tahun terbaiknya sebagai idol di tengah sengketa hukum," ujar pihak Danielle dalam persidangan.

Baca Juga : Tim Pengacara ADOR Mundur di Tengah Gugatan Ratusan Miliar terhadap Danielle NewJeans

Tuduhan itu langsung dibantah oleh kuasa hukum ADOR. Mereka menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah berniat menghalangi aktivitas Danielle di dunia hiburan."Kami tidak pernah mengganggu aktivitas karier Danielle dan tidak memiliki keberatan terhadap kelanjutan aktivitasnya di industri hiburan," kata perwakilan ADOR.

Sidang lanjutan dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni pukul 14.00 waktu Korea Selatan.

Baca Juga :

Kasus ini berakar dari konflik berkepanjangan yang melibatkan masa depan NewJeans dan hubungan para anggotanya dengan ADOR. Pada 29 Desember tahun lalu, ADOR mengumumkan bahwa beberapa anggota grup, yakni Haerin, Hyein, dan Hanni, memutuskan untuk kembali bekerja sama dengan perusahaan setelah melalui serangkaian diskusi.

Sementara itu, pembicaraan dengan Minji disebut masih terus berlangsung guna mencari titik temu antara kedua belah pihak.Namun situasinya berbeda untuk Danielle. ADOR memutuskan mengakhiri kontrak eksklusifnya dengan alasan hubungan kerja sama dinilai sudah tidak memungkinkan untuk dilanjutkan.

Perusahaan juga menuding salah satu anggota keluarga Danielle dan Min Hee-jin memiliki peran besar dalam munculnya konflik yang berujung pada hengkangnya Danielle dari NewJeans serta tertundanya aktivitas comeback grup tersebut.

Setelah kontraknya diputus, ADOR mengajukan gugatan kepada Danielle terkait penalti kontrak dan tuntutan ganti rugi. Gugatan terpisah juga dilayangkan kepada anggota keluarga Danielle dan Min Hee-jin atas dugaan kerugian yang dialami perusahaan akibat kepergian sang idol dan tertundanya aktivitas grup.

Meski nilai tuntutan kini telah direvisi menjadi 33,09 miliar won, perseteruan hukum antara ADOR, Danielle, dan Min Hee-jin masih jauh dari kata selesai. Perkembangan sidang berikutnya pun diperkirakan akan menjadi sorotan publik karena berpotensi memengaruhi masa depan karier Danielle sekaligus konflik yang lebih luas antara ADOR dan mantan petingginya tersebut.

Topik Menarik