Kemenkes Imbau Kenali Gejala Ebola, Dari Demam hingga Pendarahan

Kemenkes Imbau Kenali Gejala Ebola, Dari Demam hingga Pendarahan

Gaya Hidup | okezone | Minggu, 31 Mei 2026 - 21:00
share

JAKARTA - Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk mengenali gejala penyakit Ebola di tengah kembali munculnya wabah di beberapa negara Afrika. Ebola memiliki masa inkubasi sekitar 2 hingga 21 hari, dengan rata-rata gejala muncul setelah 8 sampai 10 hari sejak terpapar virus.

Pada tahap awal, gejala Ebola sering mirip penyakit infeksi lainnya. Biasanya, penderita mengalami demam mendadak, kelelahan berat, nyeri otot, sakit kepala, hingga sakit tenggorokan.

Gejala ini kemudian dapat semakin berat disertai muntah, diare, nyeri perut, ruam, hingga gangguan fungsi hati dan ginjal. Salah satu tanda khas Ebola adalah munculnya perdarahan, baik di dalam maupun luar tubuh. 

Perdarahan dapat terjadi melalui muntahan, feses, hidung, gusi, hingga vagina. Meski kasusnya belum ditemukan di Indonesia, namun Kemenkes RI telah mengeluarkan surat edaran kewaspadaan Ebola.

Kemenkes meminta petugas di pintu masuk negara untuk mewaspadai pelaku perjalanan yang mengalami gejala seperti demam, sakit kepala, nyeri sendi dan otot, lemah, diare, muntah, sakit perut, kehilangan nafsu makan, maupun tanda-tanda perdarahan.

Sementara itu, masyarakat yang baru kembali dari negara terjangkit dan mengalami gejala tersebut juga dianjurkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan agar mendapat penanganan lebih lanjut.

Topik Menarik